Reward

Pernahkan pembaca memberikan reward(penghargaan)?Seberapa sering pembaca memberikan punishment (hukuman)? Kepada orang lain, baik terikat dalam sebuah komunitas ataupun bukan merupakan satu ikatan kerja. Andai sudah pernah memberikan penghargaan, seberapa pantas yang telah pembaca ikhlaskan kepada orang lain.

Pemberian penghargaan kepada orang lain, apalagi kepada karyawan sama artinya dengan menghargai kinerja yang sudah dilakukan dengan baik. Seringkali perusahaan masih belum paham pentingnya memberikan reward untuk karyawan.

Penghargaan adalah sebuah bentuk apresiasi kepada orang lain atas prestasi tertentu yang diberikan, baik oleh dan dari perorangan ataupun suatu lembaga yang biasanya diberikan dalam bentuk material atau ucapan

Sekolah Adiwiyata

Sekolahku adalah surgaku, Sekolahku serasa Homy, Merasa nyaman di sekolah, adalah contoh penyebukan tentang sekolah yang nyaman, semua warganya dapat berekspresi apapun tanpa terhalang aturan dalam koridor Pendidikan.

Slogan semacam itu diharapkan bukan hanya kecanggihan merangkai kata.  Slogan mestinya diikuti dengan tindakan nyata untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata. yang proporsional.  Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yang peduli lingkungan dengan karakter : sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh kita.

ADIWIYATA berasal dari 2 kata sansekerta yaitu ADI dan WIYATA. Adi sendiri mempunyai arti yaitu besar, agung, baik, ideal atau sempurna. Sedangkan Wiyata mempunyai arti tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika. ADIWIYATA artinya tempat yang besar, agung, baik dan indah yang dimana tempat itu digunakan oleh seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika.

Layang-layang dan Trapesium

A. Layang-layang

Sifat-sifat :

  1. Memiliki dua pasang sisi yang sama panjang. (AB = AD, BC = CD
  2. Sepasang sudut yang berhadapan sama besar. (sudut B = sudut D)
  3. Dua pasang sisinya sama panjang (AB = AD, BC = CD)
  4. Salah satu diagonalnya merupakan sumbu simetri dan saling membentuk sudut siku-siku

Lihat tayangan video berikut

B. Trapesium

Sifat – sifat : Sepasang sisi yang berhadapan sejajar.

Lihat tayangan video berikut

Latihan Layang-layang dan Trapesium klik disini

Jajar Genjang dan Belah Ketupat

A. Jajar Genjang

Sifat-Sifat :

  1. Sisi yang berhadapan  sama panjang dan sejajar. (AB = CD, AD = BC)
  2. Sudut yang berhadapan sama besar.(sudut A = sudut C, sudut B = sudut D)
  3. Sudut yang berdekatan berjumlah 1800 (sudut A  + sudut B = 1800 , sudut C + sudut D = 1800)
  4. Diagonal-diagonalnya saling membagi dua sama panjang. (AO = CO, BO = DO)

Untuk memperluas cakrawala simak video berikut.

B. Belah Ketupat

  1. Semua sisinya sama panjang
  2. Sudut yang berhadapan sama besar. (sudut A = sudut C, sudut B = sudut D)
  3. Sudut yang berdekatan berjumlah 1800 (sudut A  + sudut B = 1800 , sudut C+ sudut D = 1800)
  4. Diagonal-diagonalnya saling membagi dua sama panjang dan saling tegak lurus

Untuk menambah wawasan lihat video berikut

Latihan Jajar Genjang dan Belah Ketupat dapat di klik disini

Persegi dan Persegi Panjang

PERSEGI

Sifat-sifat

  1. Semua sisinya sama panjang (AB = BC = CD = AD)
  2. Semua sudutnya sama besar = 900
  3. Diagonal-diagonalnya saling membagi dua sama panjang dan membentuk sudut siku-siku (AO = CO, BO = DO)
  4. Diagonal-diagonalnya merupakan sumbu simetri

Lihat video berikut :

Manajemen Partisipasi

Saat ini, kebutuhan peningkatan kualitas dalam segala lini kehidupan semakin kuat dirasakan. Tuntutan adanya kompetisi tak bisa dihindari. Idealnya, semua tuntutan-tuntutan itu terpenuhi oleh para ‘decision maker’  suatu institusi manajemen. Namun tentunya, alasan kesediaan sumber daya menjadi pertimbangan tersendiri dalam memutuskan suatu kebijakan. Kebutuhan fisial juga tak terelakkan. SDM dan finansial seakan melekat jadi satu kesatuan.

Keterbatasan SDM tentu bukanlah berarti mematikan kemauan akan perubahan dan perbaikan. Di sinilah justru muncul tantangan untuk mencari alternatif solusi secara kreatif yang “feasibel” sesuai dengan kapasitas internal yang ada. Tidak ada perkecualian manakala berbicara masa depan.

Air untuk Kehidupan

Air merupakan sumber kebutuhan yang vital bagi kehidupan. Tanpa air, mungkin kehidupan akan musnah. Karena bumi dan isinya membutuhkan air. Sayangnya, air untuk kehidupan disinyalir semakin menipis. Manusia semakin banyak, namun air makin menipis.

Faktor yang menyebabkan air semakin langka diantaranya : Perubahan iklim membuat bumi semakin panas, sehingga suhu semakin tinggi.Pada saat yang sama, awan bergerak menjauh dari khatulistiwa menuju kutub, karena fenomena perubahan iklim yang disebut ekspansi Sel Hadley, yaitu pengurangan curah hujan akibat perubahan iklim.

Lebih banyak orang dan lebih banyak uang yang menyebabkan permintaan air lebih besar. Perhitungannya sederhana: Ketika populasi meningkat dan pendapatan bertambah, permintaan air juga bertambah. Populasi dunia yang saat ini berjumlah 7,5 miliar diperkirakan akan bertambah sebanyak 2,3 milyar pada tahun 2050. Bagaimana bumi dapat menyediakan manusia sebanyak itu?