Sri Hartini tak Sendirian

sumber gambar : news.liputan6.com

sumber gambar : news.liputan6.com

Bupati Klaten Sri Hartini yang sekarang dalam masa menghadapi pengadilan tipikor tak sendirian. Masih banyak kolega yang bernasib sama. Sama jabatannya, sama nasibnya. Beliau didakwa atas dasar penyalahgunaan jabatan sebagai seorang nomor satu di Kabupaten Klaten. Bermain-main dengan kewenangan yang ia sandang, mengakibatkan terkena oparasi tangkap tangan oleh komisi anti rusuah.

Dalam keterangan di hadapan majelis hakim dan jaksa penuntut umum (JPU) yang diketuai Afni Carolina, Nina memberikan pengakuan yang menghebohkan. Perempuan yang juga menjadi ajudan Sri Hartini saat terdakwa menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten itu mengaku suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Klaten merupakan hal yang biasa.

» Read more

Selamat Datang PISA 2018

sumber gambar : idjournal.co.uk

sumber gambar : idjournal.co.uk

Tahun 2018 tepatnya bulan Agustus, PISA (Program for International Student Assessment) adalah sistem penilaian secara internasional yang menitikberatkan pada kemampuan anak usia 15 tahun dalam bidang literasi membaca, literasi matematika dan literasi di bidang sains. Khusus bidang matematika,  PISA juga  dapat mengukur kemampuan seorang siswa dalam problem solving.
PISA diadakan pertama kali tahun 2000 dan bergulir setiap 3 tahun sekali. Pada tahun 2000, penelitian PISA difokuskan pada kemampuan membaca, sementara dua aspek lainnya menjadi pendamping. Barulah pada tahun 2003 aspek matematika menjadi fokus utama hingga sekarang.

» Read more

Menikmati Kehidupan

kehidupan

Dimanakah sekarang Anda berada? Di kantor, kampus, taman, atau sedang di rumah? Bahkan mungkin Anda sedang dalam perjalanan? Dimanapun saat ini Anda berada, pertanyaan berikut : enjoykah Anda? Ya. Menikmati aktifitas mestilah harus rasa enjoy, tanpa paksaan, tidak juga merasa tertekan.

Aktifitas yang rutin kita kerjakan merupakan keharusan. Loh kok bisa? Ya. Bekerja adalah kewajiban. Kuliah merupakan keharusan bagi mahasiswa. Sekolah juga kewajiban bagi siswa. Istirahat, bersantai, olahraga, nonton pertunjukan, apakah bukan suatu kewajiban? Tentu iya. Istirahat adalah saat meregangkan otot dan pikiran. Tidak mungkin bekerja secara terus menerus. Ada hak otak dan otot untuk relaksasi, sekalipun hati berkata “lanjutkan”.  Olahraga adalah sarana yang tepat membakar kalori. Kalori yang tertanam harus kita enyahkan, bila kolesterol ingin lenyap. Bermain musik adalah sarana untuk meredakan pikiran. Bermusik adalah mengembangkan apresiasi sekaligus mempertajam inspirasi. Semua kegiatan di atas bisa dirasakan manfaatnya, tergantung seberapa besar kita bisa menyerap kenikmatan hidup.

» Read more

Selalu dalam Keadaan Nol

Memaafkan itu sehat dan menyehatkan

Karena memaafkan dapat mengurangi

beban pikiran dan perasaan.

Berbahagialah mereka yang senang

memaafkan.

Secara matematis, dapat dikatakan orang yang salah bernilai negatif, sedangkan orang yang menjaga kebenaran bernilai positif. Sementara itu, nilai sejati yang dibutuhkan antar sesama dalam pergaulan adalah kesetaraan atau nol. Ketika orang lain berbuat salah pada kita, itu artinya nilai benar dari orang lain berpindah pada diri kita.

Dalam hal ini, logika maaf seolah menyerahkan kembali nilai benar kepada orang lain agar terjadi keseimbangan (tawazun). Kita tidak memerlukan daftar dosa dan kesalahan orang lain. Karena bila kita terus menyimpan dan merawat kesalahan orang lain dalam hati, sama artinya kita memenuhi hati kita dengan hal-hal yang seharusnya tidak kita simpan. Hal ini tidaklah menguntungkan. Karena hati tidak punya banyak ruang untuk menampung kebajikan-kebajikan lain yang senantiasa terus dipancarkan tuhan. Maka diperlukan sikap memberi. Memberiaaf tidak ubahnya seperti barbagi harta dan kemuliaan, bahkan lebih mulia dari sedekah yang arogan.

Keseimbangan dan kesetaraan antar sesama inilah yang menjadikan hidup tanpa beban, bahkan terasa sangat ringan. Kesetaraan ini membuat diri kita bernilai nol. Hati kita menjadi lapang, bersiah, dan siap menerima ragam kemuliaan dari Tuhan. Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya perbuatan yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.

Bagaimana sikap terhadap orang yang senantiasa bersalah kepada kita? Secara prinsip, hati kita tidak boleh dipe uhi dendam dan amarah. Akan tetapi, tidak lalu kita menjadi permisif dan membiarkan orang tersebut kembalo mengulangi kesalahan yang sama. Dalam hal ini, selain kelembutan diperlukan pula ketegasan dan sikap untuk saling mengingatkan. Mengapa demikian? Agar nilai nol senantiasa terjaga.

Komaruddin Hidayat dalam 250 wisdom

Mengembangkan Jaringan Alumni

IMG-20170524-WA0142

Saya mulai mengajar di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta sejak tahun 1991. Dari tahun itu hingga kini masih krasan di tempat yang sama. Karena memang belum ada yang memindahkan. Lokasinya saat itu masih di jalan Sultan Agung no. 14, tepat di depan gedung bioskop Permata yang sekarang sudah lenyap.

Sekolah sudah masuk pagi hari. Konon sebelumnya masuknya siang hari karena memang belum memiliki gedung. Jumlah kelas seluruhnya ada 9 kelas dan berada di kelas bekas SMP Muhammadiyah 2 (putri). Gedung tersebut masih satu lokasi dengan kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Termasuk tipe bangunan lama. Konon kabarnya, saat masih di jaman kompeni, salah satu ruangannya dipakai untuk kamar mayat londo yang meninggal.

» Read more

Pancasila : Proporsi yang Berkeadilan

sumber gambar : economy.okezone.com

sumber gambar : economy.okezone.com

Sejak menjelang pilkada DKI sampai sekarang status warga Negara masih juga dipertanyakan oleh nitizen. Ahoker atau Aniser. Mereka mengklaim dirinya menjadi posisi dua kutub yang saling berlawanan. Dikira Indonesia Cuma DKI saja. Satu kelompok menyebut dirinya cinta (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sementara di lain pihak lebih mencintai Daulah Islamiyah. Meskipun keduanya sebenarnya bukan isyu yang menarik, dan sangat kuno. Ketinggalan jaman.

Pancasila, semenjak ditetapkan sebagai dasar Negara telah mengalami berbagai macam cobaan untuk dijungkalkan. Namun Negara dan warganya yang solid, yang menginginkan Indonesia berdiri, masih tetap menjadi penyangga utama agar Pancasila tidak tumbang. Kelompok kiri maupun kanan tak mampu meruntuhkan. Isyu keagamaan, kesukuan terbukti tidak mampu menggerogoti ketegaran Pancasila.

» Read more

1 2 3 24