Meranannya Perpustakaanku

Saya kira tidak hanya diperpustakaan sekolahku saja. Hampir merata disetiap sekolah memiliki perpustakaan yang terbengkelai. Perpustakaan tak lebih dari tempat untuk menyimpan buku. Ada yang lebih sinis dengan mengatakan bahwa perpustakaan adalah gudang buku. Buku apapun yang tidak terpakai disimpan di perpustakaan.

Hampir dipastikan, dalam setiap merancang ruang-ruang dalam sekolah, lebih mengutamakan ruang kepala sekolah, guru, kelas, laboratorium dan BP. Ruang Perpustakaan merupakan pilihan terakhir. Akibatnya ukuran ruang perpustakaan hanyalah sisa dari pilihan-pilihan utama. Tidak heran ruang perpustakaan menempati di sudut-sudut lokasi sekolah.

» Read more

Tanya-Jawab Manajemen Mutu

  1. Apa yang mendasari munculnya manajemen mutu terpadu?

Mutu terkait langsung dengan pelanggan. Sebuah perusahaan hidup dari pelanggan. Pelanggan yang merasakan langsung hasil produk dari perusahaan. Oleh karena itu, apabila perusahaan ingin berdiri tegak, salah satu syaratnya dengan meningkatkan mutu produksi. Tidak heran apabila IBM (perusahaan computer berskala Internasional mendefinisikan bahwa “mutu sama dengan kepuasan pelanggan”

  1. Apakah berbicara mutu hanya sekedar inisiatif?

Bila membicarakan mutu hanya sekedar inisiatif, maka akan tertinggal dengan organisasi lain. Orang lain sudah memakai standar Internasional. Berawal dari The Citizen’s Charter, The Parent’s Charter sampai pada International Standard ISO 9000, merupakan bagian penghargaan dan standar mutu yang telah diperkenalkan untuk mempromosikan mutu dan keunggulannya.

» Read more

Uang Sekolah

Elementary School Student Counting on Fingers --- Image by © Redlink/Corbis

dokumen pribadi

Organisasi atau Lembaga tanpa keuangan sama saja dengan sekelompok orang yang berkumpul tanpa arah. Padahal organisasi adalah sekumpulan orang yang memiliki itikad dan tujuan yang sama. Tujuan tersebut akan dinikmati secara bersama-sama. Untuk mencapai tujuan diperlukan biaya. Demikian pula sebaliknya, hartanya melimpah tapi tanpa digunakan dengan dengan benar, jadilah harta yang menganggur. Ekonom bilang sia-sia.

Sekolah memiliki tujuan. Arah yang akan dicapai telah disepakati bersama. Oleh karenanya menggerakkan sekolah salah satunya dengan uang, meskipun tidak harus banyak. Dengan uang yang dimiliki, maka tujuan yang hendak dicapai akan terasa ringan karena segala kegiatannya dapat tercukupi.

» Read more

Menyebarkan Virus

Dalam sebuah penelitian di laboratorium didapat bahwa virus berkembang

menjadi dua kalinya setiap 20 menit. Bila mula-mula ada 10 virus,

berapa jumlah virus yang terjadi setelah 3 jam.

Tulisan diatas adalah salah satu soal matematika yang tertera dalam tes pendalaman materi dalam rangka menghadapi ujian nasional. Tes tersebut dilaksanakan untuk mengetahui tingkat daya serap terhadap materi pelajaran. Dari 40 soal yang diujikan, ada beberapa soal yang oleh siswa dianggap momok. Satu diantaranya adalah soal diatas. Sulit katanya.

Soal itu termasuk materi barisan bilangan. Disamping barisan bilangan, materi bunga dan bank juga dianggap sukar. Padahal kalau menerima bunga senengnya bukan main. Mengapa kalau berhitung bunga malah jadi bingung? Kalau dikatagorikan, barisan bilangan masuk dalam keluarga aritmatika. Berbeda dengan geometri atau aljabar. Aritmatika tergolong hitungan. Bahkan aritmatika bisa kita jumpai dalam persoalan sehari-hari. Prinsipnya cuma penjumlahan atau pengurangan. Perkalian dan pembagian hanya pengembangan dari bentuk penjumlahan dan pengurangan.

» Read more

Negosiasi (2)

Negoisasi adalah bentuk tawar-menawar. Cuma mungkin namanya lebih keren. Membuat kesepakatan dengan pihak lain memang perlu seni tersendiri. Orang yang trampil dalam tawar-menawar biasanya sudah terasah sedari kecil. Orangnya supel, memahami kekurangan orang lain, senang bersahabat dengan siapapun tanpa memandang sekat suku, golongan dan kelas sosial.

Tawar-menawar bisa dikatagorikan sebagai sebuah permainan dengan aturan yang telah disepakati. Mengapa aturan disepakati? Karena tawar-menawar dilakukan dalam keadaan setimbang. Tidak ada yang lebih tinggi atau rendah. Aturan dapat berupa tertulis atau karena kebiasaan saja. Jual beli kendaraan bermotor, tentu lain dengan suasana di pasar hewan. Masuk di sekolah swasta berbeda dengan suasana di pasar modal. Meskipun intinya tetap sama. Tawar-menawar.

» Read more

Negosiasi (1)

Tokoh parta  bermain mata. Politikus adu tawar menawar dengan harapan ada sejumput rejeki yang hendak dibagi. Yang diatas, damai-damai saja.Yang dibawah gontok-gontokan. Suhu meningkat, perasaan hati ikut dipacu. Inilah hasil pileg yang dianggap meleset oleh tim sukses masing-masing. Negosiasi berjalan alot, karena posisi tawar terlalu tinggi. Pemenang pemilu inginnya mendikte, yang dapat kurang dari 10% punya hasrat yang tinggi. Jadilah posisi tawar menawar tidak berjalan.

Negosiasi jalan ditempat. Adalah Samuel L. Jackson merupakan salah satu bintang film berkulit hitamdariAmerikaSerikat. Ia yang membintangi film “negotiation” merupakan salah satu favorit tontonanku. Sudah puluhan lebih film yang ia bintangi, baik sebagai peran utama ataupun peranpembantu. Sebagai pemain utama atau pun pembantu, kehadirannya memiliki ruh dalam setiap episode. Cerita menjadi hidup. Meskipun film bercerita tentang detektif atau yang lebih umum tokoh kepolisian, namun baku tembak minim. Kecuali hanya mempertontonkan barisan kendaraan polisi yang bersirine “nguing-nguing” dan nyala lampu yang berbinar-binar.

Kevin Spacey, sebagai mitra mainnya, juga mampu mengimbangi. Salin gmengisi. Setiap saat, manakala kita berkomunikasi dengan orang lain, hamper bias dipastikan memiliki kandungan negoisasi.Tawar menawar. Dialog yang hendak dibangun mempunyai tujuan “win-win solution”. Karena semuanya ingin puas. Tak ada yang direndahkan. Meskipun setiap saat kita berunding, namun ada baiknya tips berikut ini dapat dijadikan referensi atau wawasan agar supaya negoisasi berjalansukses.

Menang semuanya. Persiapan. Setiap orang yang berpidato, pasti dipilah menjadi 3 bagian besar. Pertama pembukaan, kedua isi dan dilanjutkan penutup atau kesimpulan. Jadi bagian yang utama dari pidato adalah isi. Negoisasi berbeda. Bagian utamanya justru di depan yang merupakan kerangka atu persiapan. Karena di wilayah ini, hasil dan tujuan negoisasi ditetapkan. Tidak heran, untuk melakukan negosiasi perlu persiapan yang matang agar memperoleh hasil yang baik. Demikian pula dari pihak orang lain akan mendapatkan nilai-nilai yang pantas. Tahap berbagi. Periode berbagi ini  sebagai akibat dari jalannya negoisasi.

Orang yang telah berpengalaman dalam bernegosiasi, ia akan membuka dengan kalimat-kalimat yang disukai oleh lawan bicara. Dengan menyanjung, member apresiasi terhadap lawan, berarti negoisasi telah berjalan setengahnya. Orang lain akan segan manakala diperlakukan sebagai manusia yang memiliki harga diri.

Tawar menawar. Setelah pembukaan negoisasi berjalan dengan baik, saatnya kita membuka yang setulus-tulusnya maksud dan tujuan melakukan negosiasi. Tahapan ini akan diraih secara bersama-sama win-win solution. Kita tidak perlu pelit terhadap informasi, sebalinya tidak terlalu member informasi yang berlebihan.

Penutup dan komitmen. Setalah tawar menawar ditemui pada titik puncak, muncullah komitmen bersama. Hasil perundingan sebagai perjanjian terikat, satu dengan yang lainnya menghormati itikad bersama. Andai salah satu yang mengingkari dari perjanjian itu, mungkin tidak ada kepercayan kepada orang itu. Kalau di media social, mengingkari perjanjian akan dikebiri olah orang lain. Meskipun pejabat pusat.

Pemekaran Ekstra Kurikuler

Kegiatan ekstra kurikuler merupakan pendamping dari kurikuler. Kurikuler adalah sarana untuk pelaksanaan kurikulum yang lebih dominan dalam ranah intelektual atau teori. Namun tidak semua anak menguasai teori yang diajarkan oleh seorang guru. Ada beberapa siswa yang lebih lihai dalam ketrampilan. Untuk menjembatani diperlukan itikad yang tulus disertai dengan perencanaan yang matang. Karena semua potensi anak harus diwadahi untuk mendukung perkembangan anak agar optimal.
Tugas sekolah mengoptimalkan potensi anak baik yang bersifat konseptor maupun sampai tingkat ketrampilan. Penerapan kurikuler dan ekstra kurikuler mestinya seimbang. Tidak boleh dibuat berat sebelah. Sekolah yang mementingkan kegiatan penalaran ilmiah saja tidak cukup arif. Demikian pula kalau sekolah lebih cenderung hanya mengupayakan ketrampilan. Keduanya harus sejalan seiring.
Realitas yang terjadi, sekolah lebih banyak menangani kegiatan kurikuler yang sesuai dengan tujuan pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Bangsa yang cerdas dimaknai pandai teori yang diajarkan di sekolah. Untuk menjadi adil, sekolah hanya mampu menambah jam pelajaran setelah jam pembelajaran usai. Beruntunglah bahwa kurikulum telah menampung kegiatan ekstra kurikuler yang ditempatkan lebih terhormat. Artinya bahwa ekstra kurikuler memiliki bobot yang sebanding dengan kurikuler.
Memang membicarakan ekstra kurikuler tak pernah tuntas, meski dipandang dari sudut proporsional waktu. Bila prestasi tak moncer, waktu dan sarana selalu menjadi alasan. Padahal ketrampilan sangat berbeda jauh dari penalaran ilmiah. Ketrampilan sangat membutuhkan kontinuitas. Siswa yang mampu mencapai puncak prestasi, selalu berawal dari kegiatan yang rutin.
Sekolah terkadang juga kurang peka terhadap perkembangan lingkungan. Ada kegiatan ekstra kurikuler yang sudah ketinggalan jaman, masih dipertahankan menjadi salah satu pilihan anak. Sementara banyak kegiatan yang digandrungi anak muda, malah luput dari perhatian sekolah. Antara minat dan penyediaan kegiatan di sekolah tidak nyambung. Sekolah kuran respon dengan peminatan.
Beberapa tahun terakhir, ternyata aktifitas anak-anak semakin beragam. Melukis, membuat poster atau sejenisnya mungkin sudah naik tingkat bila dibandingkan dengan puluhan tahun yang lalu. Ketrampilan komputasi, semakin marak peminatnya. Berbagai ajang kompetisi juga sudah dipertandingkan. Saya akui bahwa sekolah yang telah siap dengan sarana komputasi lebih besar harapan untuk memperoleh predikat juara.
Pengaruh youtube sangat signifikan terhadap kreatifitas perkembangan audio visual. Dokumen yang bersifat video bisa di share di youtube atau sejenisnya. Semangat orang untuk berbagi atau mungkin bisa dikatakan pamer, antusiasnya luar biasa. Berbagai ajang kompetisi sangat terbantu dengan media sosial berbasis video.
Imbas dari media sosial inilah, banyak bermunculan kompetisi antar siswa dalam pembuatan film pendek. Sebagaimana lukisan, menulis cerpen, membuat komik, pembuatan film pendek memiliki arti yang sangat penting bagi kreatifitas siswa dalam pengenalan lingkungan. Kepedulian siswa dalam menganalisa perubahan sosial dapat terdokumen lewat video. Sekolah semestinya peduli terhadap siswa yang mampu mengembangkan ketrampilannya yang diujudkan dalam bentuk ekstra kurikuler.

1 4 5 6 7 8