Candi Plaosan

sumber gambar : situsbudaya.id

Bila Anda sedang berkunjung ke candi Prambanan dan punya sedikit waktu sisa, mampirlah ke candi Plaosan. Berjarak hanya sekitar 1 km sebelah timur laut dari candi Prambanan. Sebagaimana layaknya bangunan candi, pastilah yang dijumpai batu yang tertata rapi membentuk sebuah arsitektur yang indah. Itu dahulu.

Candi Plaosan memang masih kalah pamor dengan candi Prambanan. Disamping letaknya yang agak jauh dengan jalan raya jogja-solo, bentuknya juga tidak menjulang tinggi sebagai layaknya candi Prambanan. Disamping lingkungan yang tidak tertata rapi, akses menuju ke candi Plaosanpun tidak terpublikasi dengan gencar. Lihatlah batu yang berserakan tidak tertata rapi, area parkir yang kurang mendukung adanya sebuah kawasan situs budaya.

» Read more

Melawan Mitos

sumber gambar : kompasiana.com

Benarkah mitos di bawah ini selalu membayangi kita?

  • Semakin tinggi pendidikan semakin tidak kreatif
  • Orang yang tidak bersekolah tinggi semakin kreatif
  • Orang yang kritis akan sinis terhadap orang lain
  • Manusia kritis berbeda dengan manusia kreatif, keduanya tak bisa disatukan
  • Karena dia pandai maka dia tak bisa bergaul dengan baik

Mitos, tak simetris dengan ilmu pengetahuan. Mitos berjalan sesuai angan-angan. Ilmu pengetahuan bergerak karena ditemukan fakta. Mitos mengandalkan kepercayaan, ilmu pengetahuan mengandalkan pikiran.

Realita dalam dunia pendidikan, masih ditemukan adanya mitos yang tak terkait langsung dengan dasar-dasar ilmu. Banyak kita jumpai mitos masih menjadi dasar dalam melangkah dan merengkuh pendidikan. Suasana pembelajaran menjadi terlalu sempit. Harusnya mitos ditempatkan pada posisinya, seperti yang terdapat dalam dongeng-dongeng karya sastra.

» Read more

Gaung Melawan Korupsi

Bunyi genderang untuk melawan korupsi sebenarnya sudah lama. Sejak orde baru. Pada masa Pemerintahan dari pada Soeharto. Korupsi terus menggelinding mengiringi pemerintahan selanjutnya. Bedanya, masa lalu lebih tersembunyi, asal bisa bernaung di krooni Soeharto.

Bau korupsi sudah tercium bahkan sejak Indonesia belum lahir. Wajahnyapun terlihat bermacam-macam. Saat jaman kerajaan masih menguasai daerah-daerah yang ada di nusantara, korupsi telah menjadi bagian dari pemerintahan kerajaan. Dinasti, ternyata bukan menurunkan dalam kekuasaan, tapi korupsi juga  berhasil diturunkan. Sehingga tidak aneh kalau jikalau pelaku korupsi masih dalam lingkaran keluarga. Bahkan beranak pinak yang membentuk mata rantai keturunan dalam keluarga.

» Read more

Musketeer

sumber gambar : critictoo.com

Musketeer, manurut asal usulnya adalah sekelompok prajurit yang bertanggungjawab pada keselamatan raja.Di era monarkhi, raja adalah tuhan. Detak jantung  seseorang akan selalu berdenyut atau mengakhiri hidup tergantung raja. Keberadaan seorang raja harus selalu tampil berwibawa, entah dia memiliki kharisma atau kewibawaan raja dibuat-buat, akan sangat tergantung sekelompok prajurit yang bernama musketeer.

Dalam perjalanan musketeer bisa berubah ujud dan nama, tapi esensi dan maknanya tidak akan berubah. Di era demokrasi seperti saat ini, musketeer dibutuhkan oleh kepala Negara. Musketeer tidak lagi punggawa yang selalu membawa senjata, namun menjelma menjadi sekelompok orang yang fungsinya memberi masukan yang utama bagi kepala Negara untuk mengambil keputusan.

» Read more

Alih Generasi

sumber gambar : Erci Jogja

Kepemimpinan selalu menarik untuk dibahas. Kepemimpinan terlalu sayang untuk ditinggalkan. Pepatah mengatakan, meskipun anggotanya banyak tapi kalau kepemimpinannya lemah akan dikalahkan oleh orang yang beranggota sedikit, tetapi kepemimpinannya solid. Seorang pemimpin harus dimunculkan agar sebuah komunitas dapat melakukan gerakan atau kegiatan.

Alih generasi adalah sebuah kepastian. Tidak mungkin seseorang akan terus menerus menjadi pemimpin. Di masa-masa kedinastian atau kerajaanpun, seorang raja pasti menyiapkan penggantinya. Apalagi saat demokrasi semakin mekar dan dijunjung tinggi sebagai sebuah sistim yang terbaik. Pergantian pimpinan atau pengurus adalah sebuah kepastian. Karena warga butuh penyegaran. Komunitas membutuhkan suasana yang baru. Sesuai dengan laju perubahan yang setiap saat pasti berubah.

» Read more

Car Free Day

Car Free Day (CFD) di Klaten telah berumur sekitar 6 tahun. Sebagaimana kota lain, CFD dimaksudkan untuk kegiatan publik tanpa kebisingan kendaraan. Dimungkinkan untuk olah raga dan seni budaya. CFD di pusatkan di Jalan Pemuda yang merupakan jalan protokol. Pejalan kaki adalah yang mendominasi kerumunan, dan diikuti oleh penggemar sepeda. Sepeda motor dan mobil dilarang melintas di jalan satu arah yang membujur utara selatan.

Sebenarnya Klaten termasuk agak terlambat bila dibandingkan dengan kota Yogyakarta dan Surakarta. Mereka telah lama membuka akses jalan untuk kegiatan olah raga dan refreshing, pada jam tertentu. Tak ada kata terlambat, bagi orang yang ingin menggapai sesuatu. Sekarang warga Klaten bebas untuk menggunakan jalur utama sebagai ajang untuk unjuk diri.

» Read more

Idul Fitri Nan Ceria

sumber gambar : antvklik.com

Tradisi Idul Fitri yang telah menasional dapat dipastikan (hanya) milik Indonesia. Di Negara lain, memang ada kebiasaan mudik, seperti di China bila Gong Xi Fat Choi. Mudik adalah milik rakyat. Namun tidak semeriah seperti di Indonesia. Siapapun ikut pulang kampong meskipun mereka tidak beragama Islam. Bahkan ritualnya ikut kecipratan juga. Seperti libur, dagangan laris. Penyelenggara Negara, mulai dari Lurah hingga Presiden harus turun tangan langsung menangani mudik lebaran.

Kebiasaan yang patut disyukuri sebagai forum kekerabatan masal, meski bukan perintah agama, namun tradisi ini telah menyatu dengan ritual agama. Aktifitas masyarakat menjadi semarak. Forum ukhuwah kian meningkat. Membumikan perintah agama kian merata.

» Read more

1 2 3 10