Category: rupa-rupa

Air untuk Kehidupan

Air merupakan sumber kebutuhan yang vital bagi kehidupan. Tanpa air, mungkin kehidupan akan musnah. Karena bumi dan isinya membutuhkan air. Sayangnya, air untuk kehidupan disinyalir semakin menipis. Manusia semakin banyak, namun air makin menipis. Faktor yang menyebabkan air semakin langka diantaranya : Perubahan iklim membuat bumi semakin panas, sehingga suhu semakin tinggi.Pada saat yang sama, …

Teruskan membaca

Belajar Coding

Dulu, saya pernah belajar pemrograman. Mulai basica, visual basic, Pascal. Tapi semua itu tak ada yang membekas sama sekali. Blank. Rumusannya seperti rentetan kode, yang setiap kode memiliki arti tersendiri. Saya tertarik mempelajari pemrograman, karena jenis-jenis program itu berdiri diatas logika. Ternyata, logika yang ada dalam bahasa pemrogram dengan matematika berbeda. Coding¬†adalah tentang menerjemahkan logika …

Teruskan membaca

Catatan Kecil Pesta Keluarga Ertiga

Berikut ini saya posting tulisan tahun 2015. Minggu 18 Oktober 2015 bukanlah puncak pesta keluarga Ertiga. Moment ini hanya bagian kecil dari rangkaian anak tangga pesta keluarga Ertiga. Sebuah komunitas pecinta kendaraan Ertiga. Bagi kami, yang bermukim di Yogyakarta, adalah kepuasan tersendiri untuk turut serta dalam pesta yang dihelat di kawasan Kyai Langgeng Magelang. Berkumpul …

Teruskan membaca

Bastille

Berdiri congkak, kokoh, dingin, menyeramkan. 8 menara menjulang setinggi 30 meter menggapai awan. Dinding kokoh dan kusam menggambarkan, bahwa karakter manusia yang membangun juga kusam dan kokoh, tidak terjamah. Dikelilingi parit selebar 24 meter menambah keangkeran. Berdiri congkak, kokoh, dingin, menyeramkan. 8 menara menjulang setinggi 30 meter menggapai awan. Dinding kokoh dan kusam menggambarkan, bahwa …

Teruskan membaca

Stoisisme Penawar Dahaga

Gatal juga untuk menulis tentang filsafat. Sebuah aliran pengetahuan yang sebenarnya saya jugasuka. Dulu, memang getol membeli buku filsafat. Tapi dari sekian banyak buku, tak ada kalimat yang menempel di otak. Belum lama saya membeli buku “Filosofi Teras”, buah karya Hendry Manamparing. Mata saya tertuju pada buku ini, diantara hamparan buku lainnya. Dari sekian sekte …

Teruskan membaca

Meniti Lorong Waktu

Satu saat saya iseng membersihkan buku dari debu yang tertata di almari. Jumlah buku tak seberapa. Tapi saya senang menyebut perpustakaan pribadi yang kecil. Mengapa kecil? Karena koleksi bukunya cuma sedikit. Namanya tetap perpustakaan. Satu cita-cita terpenuhi. Memiliki perpustakaan. Saya tertarik beberapa buku yang sudah lusuh. Bagian ditepinya telah disantap rayap. Bahkan ada sebagian yang …

Teruskan membaca

Revolusi Berpikir

Betapa seringnya kita jadi sial, hanya karena terlalu sederhana dalam berpikir. Tidak mampu lagi memilah mana masalah yang perlu serius diselesaikan dengan segera, dengan hal-hal sepele namun dipandang seperti rumit. Mememntingkat prioritas berpikir sangat penting dalam rangka menata kehidupan pribadi dan bermasyarakat. Bila kita menatap dapa Negara kita, nampak kelihatan wajah dan geliat aksinya, karena …

Teruskan membaca