Cemburu

Dokumen pribadi

Dokumen pribadi

Bagi yang tidak memelihara burung, mungkin pembaca tak sengaja mendengar cuitan burung tetangga. Kicauan yang katanya menggoda, karena saya sendiri tidak tahu jenis nada sang burung bernyanyi, akan menambah pundi-pundi. Sebut misalnya Murai Medan atau love bird. Jenis burung seperti ini akan membantu sang tuan menuju tangga kemuliaan. Materi atau kehormatan. Materi karena hasil jualnya mahal. Kehormatan  karena menang dalam bernbagai lomba.
Tahukah pembaca, bahwa burung tersandra ini, sejatinya ingin bebas. Terbang meliuk di udara berkejaran atau sekedar bercengkerama hinggap di dahan sambil berteriak bebas sebebasnya. Kicauan burung di alam bebas sejatinya cermin nada yang asli. Original. Sehingga bagi yang sempat mendengar nyanyian burung liar ini, sesungguhnya telah dimanjakan gendang pendengarannya dengan nada termerdu.

» Read more

Deep Purple

deep purple

Saya mengenal grup music cadas Deep Purple seputar tahun 80-an. Waktu itu masih seumuran SMP. Musik yang saya tahu, saat itu, dan hafal sedikit syairnya adalah Koes Plus, The Mercy’s dan H. Rhoma Irama. Maklum hidup jauh dari kota sebagai sumber informasi.

Penyanyi atau grup music yang berasal dari barat sama sekali belum saya kenal. Saya mengetahui Deep Purple, karena dikenalkan oleh teman saya yang kebetulan pindah dari Solo. Dia kemudian satu kelas sampai lulus SMP.

Mulanya terasa asing mendengarkan music yang tidak beraturan. Tapi saya paksakan di telinga, sebagai salah indikasi orang yang gaul dan mengikuti perkembangan jaman. Yang penting ramai dan keras. Saat lagu diputar lewat tape, saat itu masih berbentuk cassette, ada orang bertanya, “lagunya siapa musiknya bagus?” saya jawab “casettenya teman saya, nih… baca sendiri judulnya.”

» Read more

Yoga

sumber gambar : sooperboy.com

sumber gambar : sooperboy.com

Seperti biasanya, setiap sabtu, kantor kami mengadakan senam irama sebagai salah satu kegiatan olah raga yang ringan nan menghibur. Dimulai pukul 06.15 dan berakhir menjelang siswa masuk sekolah. Aktifitas yang dilakukan oleh guru dan karyawan ini telah berlangsung hampir satu tahun yang dilakukan rutin. Sebagai sarana hiburan, senam irama ini memang dikemas agar pesenam merasa gembira dan berolah raga sekaligus menghibur siswa yang menanti di depan kelas. Berlaku adil, karena siswa seminggu sekali melakukan olah raga, guru juga melakukan olah raga.

Berbagai gerakan telah dilakukan, karena selama ini kami dipandu oleh paling tidak 3 orang instruktur senam irama. Ketiganya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Gerakan dasar seperti layaknya pemanasan sebelum olah raga. Tipenya hampir standar. Pembedanya saat masuk ke sesi 2. Mereka bertiga menampilkan gerakan khasnya. Gaya salsa, India, sampai dang dut telah diperagakan.

» Read more

Seragam

seragam

Saya pernah punya dosen, orangnya nyentrik. Seorang dosen fisika, pintar dan cerdas. Menurut pengakuannya, dia hanya mau memakai seragam korpri tiap tanggal 17 saja. Itupun cuma untuk upacara. Selepas itu, seragam dilepas. Dikenakannya baju yang lain.

Ia tak pernah mengendarai mobil pribadi, karena memang tidak punya. Setiap pergi ke kampus mengendari mobil angkutan sambil membawa penumpang. Sesampai di kampus mobil sudah beralih ke kernet yang merangkap sopir.

Buya Syafi’i Ma’arif, menurut pengakuannya juga tak pernah memakai seragam yang telah disediakan oleh kampus. Dalihnya cukup sederhana. “Dengan berpakaian seragam akan membawa pikiran yang seragam”.

» Read more

Keseimbangan Berbicara dan Mendengarkan

sumber gambar : hikmatpembaharuan.wordpress.com

sumber gambar : hikmatpembaharuan.wordpress.com

Tulisan berikut adalah buah hikmah saat saya berbicara dengan seorang teman yang menjadi khotib – sebut saja ustadz Joko. Seperti biasa, setiap bulan September-oktober tiap tahun, saya mencari khotib tahun berikut untuk masjid yang kami kelola dengan rekan-rekan. Ada khotib yang langganan ada yang baru. Masjid kami sudah lama memasang khotib paling banyak dua kali dalam setahun. Artinya saya mencari khotib minimal 26 orang dalam satu tahun.

Saat saya hubungan ustadz Joko untuk menjadi salah satu khotib, dan hari jum’at yang telah saya beri tanda untuk beliau, saya mendapat jawaban : “mas, untuk tahun depan jadwal saya sudah penuh. Saya membatasi menjadi khotib dua kali dalam sebulan. Saya akan menjadi makmum, dan mendengarkan uraian khotbah orang lain, sebanyak dua kali juga dalam sebulan”. Mendapat jawaban seperti itu saya cukup tergagap, dan saya sempat menggoda “ apa bener nih…  ustadz”. Setelah basa-basi agak lama, sayapun menerima alasan beliau.

» Read more

Calon Desainer

sumber gambar : efhlt.blogspot.com

sumber gambar : efhlt.blogspot.com

Saya baru sadar. Beberapa hari yang lalu, saya ketemu teman. Obrolan kali ini tentang anaknya, sebut saja Bagus. Sudah sekitar 2 tahun ini Bagus berada di Pondok Pesantren. Oleh ayahnya, Bagus digadang-gadang kelak menjadi seorang ulama. Cita-cita yang luhur, setidaknya di mata ayahnya, yang tak lain teman saya.

Sebenarnya sudah dua kali Bagus hidup di Pondok Pesantren. Pertama sewaktu masih SMP dia mondok di dekat rumah, daerah Klaten Jawa Tengah. Saat ini, Bagus mondok di Pondok Pesantren di daerah Yogyakarta. Bila benar, apa yang keluar dari mulut ayahnya, sebenarnya Bagus tidak krasan untuk hidup di Pondok.

» Read more

Desainer yang Usil

sumber gambar : pengrajinlogo.blogspot.com

sumber gambar : pengrajinlogo.blogspot.com

Dua hari lalu, kerabat saya Ella uring-uringan seharian. Apa pasal? Menurut dia, pada kanal head lines kompasiana versi terakhir tidak bisa di-klik. Padahal ia sangat membutuhkan informasi yang tercantum dalam head lines. Saking kesalnya, ia menyumpah-nyumpah via facebook.

Saya yakin, kompasioner adalah masyarakat pembaca. Mereka mungkin tidak butuh tampilan yang rumit. Prinsipnya user friendly. Brlayar kesana kemari, asal mudah di klik. Komposisi warna juga tak begitu dipermasalahkan. Bahkan, gambar juga bukan pertimbangan yang utama bagi kompasioner mengunjungi sebuah tulisan. Walaupun dalam hal tertentu gambar juga bisa mendukung isi sebuah tulisan. Menampilkan gambar dalam sebuah tulisan bukan perkara mudah. Bila tidak pas penempatannya, justru malah memudarkan isi tulisan itu sendiri. Pagi pembaca, yang penting tulisan tidak terlalu kecil. Nyaman dibaca.

» Read more

1 2 3 4 7