Perkawinan

sumber gambar : satuharapan.com

sumber gambar : satuharapan.com

Entah nomor ke berapa, pembaca meletakkan target perkawianan dalam agenda hidupnya. Yang jelas berapapun nomornya, perkawinan pastilah menjadi skala prioritas. Sama halnya dengan menuntut ilmu dan mencari kerja. Orang bilang kerja dan kawin seperti dua sisi mata uang yang saling ketergantungan. Tidak pantas, kalau melakukan pernikahan sebelum memiliki pekerjaan. Ada pula yang bilang, nikahlah segera bila cukup berumur. Pekerjaan akan datang sendiri. Apa bener?

Nasehat orang tua atau sesepuh, perkawianan menjadi kebutuhan pokok yang harus dikejar. Perkawinan merupakan impian yang harus diwujudkan. Sebab kata tetua, perkawinan dapat mengangkat derajad orang tua dan keluarga.

Tujuan perkawinan adalah membentuk masyarakat baru. Agar jelmaan masyarakat baru itu mendapat kebahagiaan. Keluarga yang terbentuk ini, diharapkan memberi rasa aman dan nyaman bagi anggota keluarganya dan masyarakat. Masyarakat yang damai, bertunas dari keluarga yang sehat dan sejahtera. Karenanya, perkawinan itu dibentuk dari dua makhluk yang berbeda. Agar satu dengan lainnya saling mengisi.

» Read more

Nishfu Sya’ban

Berbagai cara masyarakat menyambut bulan suci Ramadhan. Masing-masing daerah memiliki tradisi dan cara tersendiri. Di pesisir utara, khususnya Semarang dan seputar ada perayaan Dug Deran. Di daerah Solo, Klaten dan lingkungannya ada tradisi Nyadran. Pun dengan daerah lain. Intinya tetap sama yakni menyambut tamu agung mesti melakukan persiapan fisik dan mental.

Nisfu Sya’ban adalah salah satu di antara sekian banyak kebiasaan menyambut Ramadhan. Pengertian sya’ban sendiri ada beberapa versi. Ada yang menyebut bahwa sya’ban artinya berpencar (yatasya’abuun). Karena pada jaman dulu masyarakat berpencar mencari sumber air. Ada yang memaknai tasya’ub karena kebiasaan berpencar di gua-gua. Ada pula yang mengartikan sya’aba yang berarti di antara dua bulan mulia yaitu bulan Rajab dan Ramadhan.

Yahya bin Mua’adz menafsirkan kata sya’ban dengan memerinci huruf demi huruf yang masing-masing :

Syiin menunjukkan bahwa di bulan tersebut orang-orang mu’min akan diberi syarof dan syafaat (kehormatan dan pertolongan) oleh Allah swt.

Huruf ‘ain pertanda akan diberi ‘izzah dan karamah (keperkasaan dan kemuliaan)

Huruf baa’ menunjukkan akan diberi birr (kebajikan)

Huruf alif pertanda akan deberi ulfah (kelemah-lembutan)

Huruf nun pertanda diberi nuur (cahaya)

Apa keistimewaan dan korelasinya bulan : Rajab, Sya’ban dan Ramadhan?

Ketiga bulan tersebut memiliki makna yang amat penting. Bulan Rajab saat manusia memohon ampun atas segala dosanya, bulan Sya’ban merupakan bulan rahabilitasi qalbu dari segala cacat, sedangkan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, diampuni segala macam dosa dan dibebaskannya manusia dari api neraka.

Ada apa sebenarnya pada nishfu (pertengahan) sya’ban?

Rasulullah s.a.w memberikan tauladan bahwa pada pertengangan bulan sya’ban disarankan untuk melaksanakan shalat malam dan berpuasa di siang hari. Kedua kebiasaan yang dilakukan Rasullah s.aw. tersebut terbukti manjur untuk segala urusan di dunia. Karena sifat-sifat Allah akan diberitahu sejak dari tenggelamnya matahari hingga waktu jelang fajar. Hanya orang tertentu yang bisa menangkap pesan itu.

Masih di hadits yang sama, Rasulullah juga menyampaikan “siapa saja yang meminta ampun, niscaya Allah akan memberi permintaannya, siapa saja yang minta rizki maka akan Allah berikan rizki itu.

Piagam Madinah dan Kepemimpinan

Konsep penulisan Piagam Madinah lasung dari Nabi Muhammad saw. Piagam Madinah merupakan perjanjian antar masyarakat yang hidup di Madinah (dahulu bernama Yatsrib). Pertikaian antar sukulah yang menyebabkan perjanjian ini lahir. Utamanya Bani ‘Aus dan Bani Khazraj.

Dalam catatan sejarah, ada 4 kelompok besar masyarakat yang menghuni Madinah saat itu, yaitu :

Kaum Muhajirin : kelompok masyarakat Mekkah yang hijrah ke Madinah

Suku Anshar : penduduk pribumi

Yahudi

Masyarakat yang setia mewarisi tradisi nenek moyang

Menurut sosiolog, Piagam Madinah ini lahir prematur. Perjanjian tertulis antar masyarakat yang mendahului kondisi sosial kemasyarakatan menurut ukuran sosiologi. Jikalau Islam tidak datang, apapun sebutan masyarakat saat itu, maka masyarakat di Madinah adalah masyarakat dengan kemampuan tata kelola sosial yang tinggi. Mendahului dari kehidupan masyarakat yang semestinya.

» Read more

Sang Penari

sumber gambar : republika.co.id.

sumber gambar : republika.co.id.

Pada akhirnya sampai juga. Setelah sekian lama menunggu datangnya film “Sang Penari”. Film ini menceriterakan tentang kehidupan sekolompok orang yang aktif dalam bermain musik tradisional sebagai sumber kehidupan. Bahkan, tidak hanya sekedar urusan penghasilan, tetapi mereka menganggap bahwa bermain musik adalah mengangkat derajad pedukuhannya. Tak ada dukuh paruk tanpa ronggeng.

Saya sendiri agak heran. Sewaktu menonton, justru banyak anak muda berumur belasan tahun. Padahal film yang diadopsi dari novel “Ronggeng Dukuh Paruk” karya Ahmad Tohari sudah cukup lama terbit. Artinya, pada masa awal terbit, anak muda itu pasti belum lahir. Apakah memang mereka sudah jenuh dengan tontonan sinetron? Apakah mereka juga sudah bosan dengan film yang berbau horor?

» Read more

Sagisandro

Apa itu Sagisandro? Sagisandro makhluk ciptaan JIS – IGI  Propinsi DIY. JIS adalah Jaringan Informasi Sekolah, IGI merupakan Ikatan Guru Indonesia. Sebuah organisasi profesi yang bergerak dalam peningkatan mutu pendidikan. Sagisandro adalah sebuah pelatihan atau workshop untuk pembuatan media pembelajaran berbasis android dan videoscribe.

IGI Propinsi DIY yang belum lama dilantik langsung tancap gas untuk merealisasikan visi dan misinya. Pertama kali yang dilakukan dengan menyelenggarakan workshop Sagisandro. Pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 80 orang yang tergabung dalam guru pemula untuk pembuatan aplikasi android. Dari data pendaftaran, tercatat bahwa latar belakang guru tidak didominasi TIK. Mereka datang dari berbagai basik keilmuan. Karena tujuan pelatihan ini adalah pembuatan media pembelajaran untuk semua mata pelajaran.

» Read more

Hidup Hemat

sumber gambar : tevci.org

sumber gambar : tevci.org

Tidak mudah mengendalikan harta yang kita miliki. Saat berlimpah, nafsu ingin semua dimiliki menjadi ranah yang dominan. Karena pada dasarnya manusia itu rakus. Lebih rakus dari seekor semut yang membawa makanan melebihi dari tubuhnya sendiri. Hidup mewah mendekati hedonisme justru menjadi kebanggaan. Saat memiliki manusia lebih kikir dari seekor binatang yang paling kikir. Entah apa nama binatang itu.

Karenanya manusia diberi otak dan hati agar dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Otak untuk menalar, untuk apa harus memiliki barang. Bergunakah untuk pribadi? Adakah sisi kepemilikan barang itu jika dinikmati orang lain? Dan yang penting kemampuan membelinya.

» Read more

Sore di Masjid Agung Jateng

Dokumen pribadi

Dokumen pribadi

Semula saya hanya ngantar keluarga untuk mengikuti pelatihan Seni Baca Al Qur’an yang diasuh oleh Hj. Mawaddah Muhadjir. Kursus yang diselenggarakan oleh takmir Masjid Agung Semarang bersifat terbuka. Siapapun boleh mengikuti. Baik yang sudah pandai melantunkan lagu Al Qur’an ataupun yang masih mengenal huruf hijaiyyah. Karena seni bersifat universal.
Setelah menunggu mengular karena antri untuk keluar dari jalan tol Bawen-Semarang, akhirnya tiba juga di masjid selepas siang yang menyengat. Sebelumnya tampak ragu. Apakah lewat jalur konvensional (lewat ungaran) ataukah lewat tol. Namun setelah merasakan alur lalu lintas dari Salatiga, kuputuskan lewat jalan tol. Dan tentu saja agak jengah. Jalannya monoton.

» Read more

1 2