Car Free Day

dokumen pribadi

dokumen pribadi

Klaten tiap pagi hari minggu, orang berlalu lalang di jalan protocol. Jalan Pemuda. Pejalan kaki adalah yang mendominasi kerumunan, dan diikuti oleh penggemar sepeda. Sepeda motor dan mobil dilarang melintas di jalan satu arah yang membujur utara selatan. Hari itu (29 April 2012) adalah hari pertama pencanangan Car Free Day, yang akan terus dilaksanakan setiap hari minggu dari jam 06.00 – 09.00. Hanya 3 jam. Namun kerinduan untuk tidak mendengarkan suara knalpot dan kebisingan mesin sangat dinikmati warga.

Sebenarnya Klaten termasuk agak terlambat bila dibandingkan dengan kota Yogyakarta dan Surakarta. Mereka telah lama membuka akses jalan untuk kegiatan olah raga dan refreshing, pada jam tertentu. Tak ada kata terlambat, bagi orang yang ingin menggapai sesuatu. Sekarang warga Klaten bebas untuk menggunakan jalur utama sebagai ajang untuk unjuk diri.

» Read more

Wakaf

  1. Pengertian Wakaf

Wakaf menurut bahasa berarti “menahan” sedangkan menurut istilah wakaf yaitu memberikan suatu benda atau harta yang dapat diambil manfaatnya untuk digunakan bagi kepentingan masyarakat menuju keridhaan Allah SWT.

  1. Hukum Wakaf

Hukum wakaf adalah sunat, hal ini didasarkan pada Al-Qur’an.

Firman Allah SWT. :

وَافْعَلُواالخْيَرْ َلَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

“Dan berbuatlah kebajikan agar kamu beruntung”(QS. Al Hajj/22: 77).

        Firman Allah SWT.:

لَنْ تَنَالُوالْبِرَّحَتىَّ تُنْفِقُوامِمَّا تُحِبُّونَ

“Tidak akan tercapai olehmu suatu kebaikan sebelum kamu sanggup membelanjakan sebagian harta yang kamu sayangi”(QS. Ali Imran/3: 92)

  1. Rukun Wakaf
  1. Orang yang memberikan wakaf (Wakif).
  2. Orang yang menerima wakaf (Maukuf lahu).
  3. Barang yang yang diwakafkan (Maukuf).
  4. Ikrar penyerahan (akad).
  1. Syarat-syarat Wakaf
  1. Orang yang memberikan wakaf berhak atas perbuatan itu dan atas dasar kehendaknya sendiri.
  2. Orang yang menerima wakaf jelas, baik berupa organisasi atau perorangan.
  3. Barang yang diwakafkan berwujud nyata pada saat diserahkan.
  4. Jelas ikrarnya dan penyerahannya, lebih baik tertulis dalam akte notaris sehingga jelas dan tidak akan menimbulkan masalah dari pihak keluarga yang memberikan wakaf.
  1. Macam-macam Wakaf

Wakaf dibagi menjadi dua macam, yaitu :

  1. Wakaf Ahly (wakaf khusus), yaitu wakaf yang khusus diperuntukkan bagi orang-orang tertentu, seorang atau lebih, baik ada ikatan keluarga atau tidak. Misalnya wakaf yang diberikan kepada seorang tokoh masyarakat atau orang yang dihormati.
  2. Wakaf Khairy (wakaf untuk umum), yaitu wakaf yang diperuntukkan bagi kepentingan umum. Misalnya wakaf untuk Masjid, Pondok Pesantren dan Madrasah.
  1. Perubahan Benda Wakaf

Menurut Imam Syafi’i menjual dan mengganti barang wakaf dalam kondisi apapun hukumnya tidak boleh, bahkan terhadap wakaf khusus (waqaf Ahly) sekalipun, seperti wakaf bagi keturunannya sendiri, sekalipun terdapat seribu satu macam alasan untuk itu.Sementara Imam Maliki dan Imam Hanafi membolehkan mengganti semua bentuk barang wakaf, kecuali masjid. Penggantian semua bentuk barang wakaf ini berlaku, baik wakaf khusus atau umum (waqaf Khairy), dengan ketentuan :

  1. Apabila pewakaf mensyaratkan (dapat dijual atau digantikan dengan yang lain), ketika berlangsungnya pewakafan.
  2. Barang wakaf sudah berubah menjadi barang yang tidak berguna.
  3. Apabila penggantinya merupakan barang yang lebih bermanfaat dan lebih menguntungkan.
  4. Agar lebih berdaya guna harta yang diwakafkan.
  1. Hikmah Wakaf

Hikmah disyari’atkannya wakaf, antara lain sebagai berikut :

  1. Menanamkan sifat zuhud dan melatih menolong kepentingan orang lain.
  2. Menghidupkan lembaga-lembaga sosial maupun keagamaan demi syi’ar Islam dan keunggulan kaum muslimin.
  3. Memotivasi umat Islam untuk berlomba-lomba dalam beramal karena pahala wakaf akan terus mengalir sekalipun pemberi wakaf telah meninggal dunia.
  4. Menyadarkan umat bahwa harta yang dimiliki itu ada fungsi sosial yang harus dikeluarkan.

Apersepsi

sumber gambar : klikdokter.com

sumber gambar : klikdokter.com

Memotivasi anak agar senang dan bisa menikmati belajar bukan pekerjaan yang mudah. Bagi anak secara alamiah sudah senang belajar, tinggal memberi rangsangan agar ketercapaian dalam memperoleh hasil belajar lebih optimal. Sebagian siswa lain yang mengalami masalah motivasi belajar, seorang guru akan menemui kesulitan.

Untuk memperoleh gambaran bahwa siswa telah siap menerima materi pelajaran, seorang guru dituntut untuk berbuat kreatif. Bisa membuat ritme suasana kelas. Ia harus berbuat sesuatu kala kelas tidak bergairah, dan bisa mengendalikan jika suasana kelas ramai. Bila pengajar menyampaikan dengan cara monoton, dan dilakukan berulang-ulang dari tahun ke tahun, tidak heran siswa akan merasa jenuh, bosan. Boleh jadi, siswa tak punya gairah pada waktu mempersiapkan buku pelajaran untuk esok hari.

» Read more

Lesson Study

koleksi pribadi

koleksi pribadi

Untuk kesekian kalinya saya mengikuti work shop tentang Lesson Studi. Sebuah model pembinaan profesi pendidik yang berbasis kolaborasi. Model kerja sama yang dibangun antar sesam pendidik. Karena memang (mungkin) hanya itu yang dapat dilakukan. Tanpa kehadiran dari profesia lain.

Berbeda dengan Lesson Study yang dikembangkan di negeri asal, yaitu Jepang. Di Jepang, ilmu ini lahir dan berkembang, Siswa belajar di kelas bukan lagi monolog. Bahkan bukan saja dialog. Siswa sebagai subyek benar-benar dioptimalkan dalam mendapatkan pengalaman belajar.

Lesson Study tidak hanya melibatkan guru dan siswa. Metode yang dikembangkan merambah hingga melibatkan orang tua siswa. Orang tua, guru dan mungkin juga pakar pendidikan terlibat langsung dalam pembelajaran.

» Read more

1 2