Desember 2017 archive

Bukit Selfie

Kemarin saya benar-benar suprise, karena setelah puluhan tahun tak jumpa teman SMP, baru kesampaian terlaksana dalam ajang silaturahmi seduluran saklawase. Acara yang dikemas santai dan penuh kangen sebenarnya telah dipersiapkan oleh teman saya sendiri yang juga menjadi Camat di Kecamatan Kepil Wonosobo. Mengapa saya menyebut surprise, karena setelah saya ikuti sejak awal hingga usai, rombonganku …

Teruskan membaca

Cerdas

Tulisan ini lahir setelah tulisan saya sebelumnya tentang kecerdasan. Mengapa saya harus menulis tentang kecerdasan, karena tulisan kemarin ditanggapi oleh pak thamrin dan juga nada pesimis komentarnya pak Adyanto Aditomo.  Pak Thamrin bertanya tentang kecerdasan (IQ) yang menurut pengakuan beliau adalah awam. Sekalipun latar belakang saya bukan psikolog, tapi ladang garapannya menyangkut siswa, dan saya …

Teruskan membaca

Kepribadian Hampir Tak Pernah Berubah

Dalam sebulan ini saya berkesempatan bersua dengan mantan siswa saya dari angkatan alumni yang berbeda-beda. Sungguh senang saya bisa bertemu dengan mereka setelah puluhan tahun berpisah. Ada banyak ragam yang saya jumpai, baik wajah, badan yang semakin kekar dan semampai, profesi yang digeluti tiap hari, sampai pada status keluarga maupun pendidikan terakhir. Walaupun dahulu mereka …

Teruskan membaca

Belajar Bersama Bang Ali Sadikin

Maka jadilah saya disebut “Bang Ali”, sebutan yang terasa akrab dan dihormati. Saya terima sebutan itu, bahkan kemudian dinobatkan oleh sebuah yayasan masyarakat Jakarta Yayasan Husni Thamrin yang dipimpin oleh Mayjen Dr. Azis Saleh, sebagai Bang Ali dan istri saya “Empok Nani” dalam satu upacara yang serba Jakarta. Pakaian ala Jakarta, suguhan ala Jakarta, dan …

Teruskan membaca

Budaya India

Setelah Briptu Noorman Kamaru tenar dengan goyangan chaiyya chaiyya, membuktikan bahwa budaya India dapat diterima bangsa ini. Masih belum lupa dari ingatan, beberapa tahun silam lagu India juga sempat menjadi buah bibir dan sempat pula menjadi nyanyian wajib  dari anak kecil dewasa, kuch kuch huta hae. Bahkan lagu itu diaransemen ulang versi campur sari dengan …

Teruskan membaca

Pengembangan Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter yang tertuang dalam permendiknas nomor 23 tahun 2015 telah tersosialisasi pada sebagian besar masyarakat. Waktu 2 tahun dianggap cukup untuk mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sudah saatnya untuk kerja nyata untuk menurunkan nilai-nilai yang terkandung dalam permendiknas tersebut. Seorang guru mata pelajaran sibuk menyiapkan nilai para siswanya. Selain nilai akademis, ia memberi penilaian terkait …

Teruskan membaca