Alih Generasi

sumber gambar : Erci Jogja

Kepemimpinan selalu menarik untuk dibahas. Kepemimpinan terlalu sayang untuk ditinggalkan. Pepatah mengatakan, meskipun anggotanya banyak tapi kalau kepemimpinannya lemah akan dikalahkan oleh orang yang beranggota sedikit, tetapi kepemimpinannya solid. Seorang pemimpin harus dimunculkan agar sebuah komunitas dapat melakukan gerakan atau kegiatan.

Alih generasi adalah sebuah kepastian. Tidak mungkin seseorang akan terus menerus menjadi pemimpin. Di masa-masa kedinastian atau kerajaanpun, seorang raja pasti menyiapkan penggantinya. Apalagi saat demokrasi semakin mekar dan dijunjung tinggi sebagai sebuah sistim yang terbaik. Pergantian pimpinan atau pengurus adalah sebuah kepastian. Karena warga butuh penyegaran. Komunitas membutuhkan suasana yang baru. Sesuai dengan laju perubahan yang setiap saat pasti berubah.

Erci Yogyakarta, sebuah kumpulan orang-orang penyuka mobil Ertiga yang berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya tak lepas dari sifat-sifat komunitas. Tak beda jauh dengan masyarakat lainnya. Apalagi Erci ini mengagungkan prinsip kekeluargaan yang berasal dari berbagai elemen masyarakat. Mereka berkumpul untuk membentuk sebuah perkumpulan otomotif dan sepakat mengusung prinsip kekeluargaan. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Kalau ada pengurus, hanyalah pembagian tugas. Mereka rela menyediakan waktu dan tenaga mengantarkan gerbong Erci menuju tujuan organisasi.

Erci Chapter Yogyakarta Istimewa telah merampungkan pemilihan pengurus yang baru. Baru dalam arti pembagian tugasnya. Orangnya tetaplah muka lama yang sudah dikenal oleh rekan-rekannya. Keistimewaan Yogyakarta dalam pergantian pengurus adalah selalu muncul pimpinan yang baru. Belum pernah ada orang yang terpilih menjadi pemimpin untuk kedua kalinya. Patut disyukuri, bahwa pengkaderan di Erci Jogja berjalan dan terkendali. Mereka yang terpilihpun sudah teruji dalam kepemimpinan.

Keistimewaan lain, yang penulis ketahui adalah hiden power. Kekuatan yang tersembunyi. Hiden power Erci Jogja ada pada setiap anggota. Manakala sebuah kegiatan diputuskan, maka setiap anggota siap memikul beban sesuai kemampuan. Beruntunglah bahwa setiap anggota memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang beragam. Sehingga sebuah pekerjaan bisa terselesaikan bila dipikul dari berbagai sudut.

Kekuatan tersembunyi lainnya adalah kerja tanpa pamrih. Selalu ada tangan-tangan tersembunyi yang siap membantu berbagai persoalan dan kegiatan di Erci Jogja. Para sesepuh selalu stand by manakala dibutuhkan pemikirannya. Mereka selalu menjaga ruh Erci agar tidak melenceng dari relnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *