Indonesia Digital Learning 2016

aku-telkom

Hari ini dan besok, 18 – 19 April 2016 saya diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan pembelajaran berbasis internet. Pelatihan ini diharapkan agar guru memberi informasi kepada siswa terutama, dan khalayak ramai untuk tetus belajar lewat internet.
Gadget yang kita pegang setiap saat sangat sayang kalau hanya untuk media sosial. Medsos, yang akhir- akhir ini sangat menyita perhatian bukan dibuang, namun diberdayakan. Harus punya itikad bahwa ada waktu tertentu untuk belajar.
Telkomsel sangat menaruh perhatian pada generasi mendatang. Generasi untuk meneruskan estafeta kepemimpinan, agar republik ini terus tegak berdiri. Dengan program yang terarah, telkomsel berusaha merangkul semua lapisan.
Berbahagialah guru Indonesia. disaat Kemdikbud belum mampu menyelenggarakan pelatihan sejenis, Telkomsel dengan sigap menutupi celah kekurangan guru dalam hal digital learning. Memang ada gab yang dalam antara guru yang telah melek dengan teknologi informasi dan guru yang gagap teknologi. Kedua kubu ini sering menjadi ganjalan pemerintah dalam setiap pengambilan keputusan. Namun pelan tapi pasti, dua kutub ini akan teratasi.
Lewat berbagai macam model teknologi imformasi, saya melihat geliat sesama guru dalam mengatasi persoalan pembelajaran yang berbasis on line. Dua hari ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, meskipun sebenarnya saya sendiri sudah mempersiapkan diri untuk membimbing anak lewat program petkemahan. Apalagi antusias para peserta untuk mengikuti pelatihan ini tak datang dari kota jogja saja. Teman disamping saja datang jauh dari Ponorogo hanya ingin agar tidak ketinggalan dalam media pembelajaran berbasis on line.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *