3 Perubahan Besar

Berubah itu fitrah. Sebagaimana umur yang setiap saat berubah. Rambut yang semula hitam, lalu memutih. Raga yang dulu kekar, sekarang sudah mulai merapuh.

Berubah itu sunatullah, yang selalu berjalan atas kehendak-Nya. Garis-garis kejadian tak pernah luput dari perhatian sang Khalik. Namun, perubahan bisa diatur dan diantisipasi. Karena sesungguhnya perubahan itu adalah keinginan dari manusia sendiri.

Saat ini, perubahan teknologi amat kencang. Bahkan mempredisipun terkadang menemui kesulitan. Perubahan teknologi tidak bisa diduga. Hampir setiap detik selalu ada perubahan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat mempengaruhi perubahan pada gaya hidup.

Kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.

Kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi. Artinya, bahwa teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.

Menurut B.J. Habiebie, ada delapan wahana transformasi yang menjadi prioritas pengembangan teknologi, terutama teknologi industri, yaitu : pesawat terbang, maritim dan perkapalan, alat transportasi, elektronika dan komunikasi, energi, rekayasa, alat-alat dan mesin-mesin pertanian, dan pertahanan dan keamanan.

Revolusi industri telah memasuki fase yang keempat di saat teknologi informasi menjadi salah satu ukuran yang digunakan industri untuk meningkatkan kapasitasnya. Persaingan industri pada revolusi industri 4.0 ini masih mempengaruhi terhadap kehidupan ekonomi dan dan geo politik. Laju pertumbuhan penduduk terus meningkat jumlahnya. Kelompok usia kerja menjadi semakin meningkat. Dunia kerja, sebagai motor perubahan ekonomi, makin tidak menentu arahnya. Persaingan menjadi tak terhindarkan.

Karena beberapa ranah dalam lingkungan ada perubahan, maka secara otomatis pola pikiran juga berubah. Pikiran ibarat magnet yang sangat kuat. Apa pun yang diberitahukan pola pikir kita kepada kita adalah apa yang kita jalani. Jika memiliki keyakinan bahwa, “Kehidupan ini sangat keras, dan aku harus memperjuangkannya”, maka sebenarnya kita sedang digerakkan oleh pola pikir.

Revolusi industri 4.0 dinilai menjadi babak baru komunikasi dan segala aspeknya. Pada era ini akan lebih banyak peran dari teknologi virtual dan bentuk-bentuk komunikasi yang kian canggih. Untuk itu dibutuhkan perubahan pola pikir

Dengan respon yang cepat dan tepat, kita mampu meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tengah persaingan global. Demikian juga dalam dunia pendidikan, yang tak bisa lepas dari perubahan itu sendiri.

Revolusi industri 4.0 memiliki ciri yang menitikberatkan pada kreativitas, leadership dan entrepreneurship. Perubahan sendiri adalah bagian dari manajemen. Dan setiap pemangku kepentingan dalam pendidikan tak bisa lepas tangan. Siswa harus lebih diaktifkan dalam setiap mengambil keputusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *