kalkulator

sumber gambar : pugam.com

Orang bilang sebagai mesin hitung. Kalkulator sangat membantu dalam melakukan perhitungan. Kejadian yang semula dilakukan secara manual, memakan waktu dan tenaga. Dengan adanya kalkulator pekerjaan hitung menghitung menjadi lebih ringan. Lebih efisien dan efektif.

Kalkulator sebagai hasil dari teknologi belum banyak dimanfaatkan dalam
dunia pendidikan, khususnya penggunaannya sebagai alat bantu. Salah satu sebabnya adalah masih banyaknya pendapat yang pro dan kontra mengenai dampak penggunaan kalkulator terhadap ketrampilan berhitung siswa.
Sekarang kalkulator masih lebih banyak dipakai dari segi kepraktisan. Petugas statistik, pedagang, bendahara dll. Penggunaan kalkulator dalam proses belajar mengajar masih dibayangi rasa takut karena termakan mitos. Masih banyak orang tua yang menyangsikan penggunaan kalkulator dalam pelajaran. Mitos itu hanyalah bayangan, yaitu sebuah kisah yang berlatar belakang masa lalu namun mengandung kebenaran. Mitos seperti ini berkebalikan semangat keilmuan. Ciri keilmuan adalah mengungkap fakta yang sebenarnya.

Mitos-mitos diseputar penggunaan kalkulator antara lain : Jika siswa menggunakan kalkulator akan mengganggu konsep-konsep dasar perhitungan matematika. Pendapat ini kurang bisa diterima, sebab menurut penelitian, keberadaan kalkulator tidak berefek negative terhadap ketrampilan (perhitungan) tradisional (NRC, 2001)

Mitos kedua, mengatakan bahwa Kalkulator membuat siswa malas. Pendapat ini juga tidak benar, karena konsep-konsep perhitungan dasar dalam matematika sebenarnya siswa sudah banyak yang menguasai. Sehingga posisi kalkulator hanya sebagai alat bantu untuk mempercepat.

Sekarang, kalkulator memang sedang digalakkan sebagai media pembelajaran matematika. Penggunaan kalkulator perlu dilakukan karena kalkulator merupakan alat yang mampu membantu memudahkan perhitungan. Pengoperasian bilangan-bilangan besar dapat dilakukan dengan mudah kalua menggunakan kalkulator.

Manfaat yang dapat dipetik dari penggunaan kalkulator antara lain : mengembangkan konsep. Dalam penelitian jangka Panjang, menunjukkan bahwa siswa kelas 4-6 yang menggunakan kalkulator meningkat pemahaman konsepnya.

Kalkulator Meningkatkan Pemecahan Soal. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan kalkulator memperbaiki kemampuan pemecahan soal. Mekanisme perhitungan kadang dapat memecah perhatian siswa dari problem yang mereka kerjakan.

Kalkulator Menghemat Waktu. Perhitungan dengan tangan akan memakan waktu, terutama untuk siswa usia dini yang belum mengembangkan pengua­saan teknik-teknik perhitungan mereka. Mengapa waktu harus dihabiskan oleh siswa untuk menjumlahkan bilangan-bilan­gan untuk mencari keliling dari sebuah poligon? Maka penggunaan kalkulator dengan metode yang tepat akan lebih mengefisiensi kan waktu yang digunakan dalam pembelajaran.

Kopeng, 19 Juli 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *