Pengembangan Kontens Berbasis Web

Usia 8 Tahun bukanlah tua, bahkan terlalu muda bagi sebuah institusi berskala Nasional dan Internasional. Apalagi institusi yang memiliki tanggung jawab yang sangat besar dan berat. Mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebuah kalimat yang dahsyat. Meskipun negara ini sudah berumur 74 tahun, namun membuat rakyat cerdas tak mengenal kata usai.

Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemdikbud) telah meluncurkan Rumah Belajar. Sebuah web yang menjadi salah satu pilar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Web tersebut harus selalu dirawat dan dikembangkan, sehingga mudah dipakai oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja.

Dalam mengembangkan, web itu harus dimiliki oleh semua lapisan utamanya adalah guru, yang berhubungan langsung dengan kader bangsa yaitu siswa. Guru harus familier dengan laju perkembangan teknologi. Sehingga pembelajaran di kelas menjadi lebih berwarna. Siswa, yang sudah terbiasa terjun ke arena teknologi informasi menjadi semakin enjoy dalam mengikuti materi yang disajikan oleh guru.

Menyambut usia yang ke-8 ini Pustekkom Kemdikbud memberi kesempatan bagi guru-guru di wilayah Yogyakarta, khusus bidang studi Matematika untuk mengembangkan potensi dalam bidang Teknologi Informasi. Workshop yang bertajuk “Workshop Pengembangan Konten Bahan Belajar Berbasis Multimedia dan Web” berlangsung 3 hari. Peserta dituntut untuk menghasilkan karya.

Seperti pepatah, mungkin kita menganggap remeh. Tapi sangat luar biasa bagi orang lain. Pepatah ini menjadi kunci keberhasilan maju bersama. Apalagi, sekarang dimudahkan dengan fasilitas media sosial. Belajar tak harus di bangku kelas. Belajar itu dengan siapapun, termasuk didalamnya internet.

Pelatihan yang dipandu oleh Irfana Steviano dan Iwan Andriawan berlangsung sangat hangat dan ramah. Beliau berdua adalah instruktur dari Pustekkom dan Developer Google for Education. Beberapa konten di rumah belajar diperkenalkan, dikonstruksi agar terlihat menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *