Catatan Kecil Pesta Keluarga Ertiga

sumber gambar : https://www.otomotifmagz.com/ertiga-club-bogor-adakan-sunatan-massal/

Berikut ini saya posting tulisan tahun 2015.

Minggu 18 Oktober 2015 bukanlah puncak pesta keluarga Ertiga. Moment ini hanya bagian kecil dari rangkaian anak tangga pesta keluarga Ertiga. Sebuah komunitas pecinta kendaraan Ertiga. Bagi kami, yang bermukim di Yogyakarta, adalah kepuasan tersendiri untuk turut serta dalam pesta yang dihelat di kawasan Kyai Langgeng Magelang. Berkumpul bersama dengan keluarga yang ada di kawasan Kedu, Banyumas dan juga Semarang.

Sebagai peserta, saya mencatat beberapa bagian yang mungkin bermanfaat untuk kedepan. Akan lebih elok bila torehan catatan ini ditambah dari sahabat yang aktif dalam mengelola perta ini.

Pertama tentu saja berlangsungnya konvoi dari Sumber Baru Motor (SBM) Jalan Solo, Yogyakarta sebagai markas utamanya.  Dari SBM, konvoi merambat menyusuri ring road timur menuju jalan Magelang. Hampir tidak ada hambatan yang berarti karena konvoi telah ditata sedemikian rupa sehingga antar mobil tidak terjadi kejar-kejaran. Semua peserta dibagi beberapa kelompok, setiap kelompok diberi interval beberapa menit, agar pengguna jalan yang lain merasa nyaman. Dimotori Erci Jogja Chapter, peserta konvoi terus melaju secara proporsional. Berjalan beriringan dengan kendaraan lain.

Sampai pada saat tertentu, ada informasi yang masuk lewat WA, bahwa ada peserta yang sedikit melanggar peraturan konvoi. Setelah ditelusuri, ternyata bukan anggota Erci. Karena penyelenggaranya adalah SBM, Erci cukup mencatat saja untuk menjadi bahan evaluasi.

Sampai di pelataran parkir Kyai Langgeng Magelang, kami diterima di pool tertentu khusus untuk peserta. Petugas dengan sigap menata mobil sehingga tampak rapi. Setelah berkemas untuk membawa barang yang diperlukan, peserta siap menuju lokasi yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari lokasi parkir. Seattle antar jemput mengalir mengantar peserta. Kuakui bahwa antar jemput berjalan sangat lancar. Peserta diberi kesempatan untuk mencicipi kendaraan Ertiga versi terbaru.

Sesampai di lokasi, baru terasa bengongnya. Kesannya kosong. Panggung yang megah sayang agak hambar. Mestinya audience disuguhi music live. Apalagi peserta yang telah duduk dengan rapi di kursi terlihat celingukan. Apa yang akan ditonton? Musik tak sekedar mendendangkan lagu. Musik atau pertunjukan panggung pra acara, sebagai pengantar suasana, agar penonton focus di panggung.

Sound system tidak merata. Kami melihat arena melebar. Mestinya sound system juga dibuat melebar. Tak melulu tertuju depan panggung. Karena peserta di sisi kiri panggung juga mengikuti acara meskipun mengantar ananda yang sedang mewarnai. Atau sisi kanan panggung yang sedang asyik mencoba kendaraan.

Acara pesta keluarga Ertiga adalah milik Sumber Baru Motor (SBM). SBM telah menunjuk Event Organisation (EO) untuk mengeksekusi kegiatan tersebut. Saya melihat pihak EO kurang sigap terhadap situasi. Masih berkumpulnya personal EO di titik tertentu. Bisa jadi EO yang ditunjuk, belum pengalaman menangani kegiatan yang terkait dengan otomotif. Namun sebenarnya tidak terlalu prinsip. EO adalah pelaksana teknis. EO mestinya tahu benar apa yang diinginkan pemilik kegiatan.

Kekurangan lain yang kami lihat adalah penataan komposisi stand. Sampai akan berlangsungnya acara, masih ada stand yang diperebutkan antara PMI dan Erci Jogja.  Untuk menutupi kekurangan acara, alangkah lebih baiknya bila ada 2 atau 3 stand hiburan. Atau bisa juga menggandeng komunitas lain. Sehingga peserta disuguhi berbagai macam alaternatif hiburan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *