Kalau Anda Punya Masalah, Berbahagialah

Ramadhan tahun 1441 H hari keduapuluh sembilan

Ada sebuah kata-kata bijak dari Norman V. Peale yang patut Anda renungkan. Dalam bukunya, “You Can If You Think You Can” ia mengatakan: “Apabila Tuhan ingin menghadiahkan sesuatu yang berharga, bagaimanakah Ia memberikannya kepada Anda?

Apakah Ia menyampaikan dalam bentuk suatu  kiriman  yang  indah  dalam nampan perak? Tidak.  Sebaliknya Tuhan membungkusnya dalam suatu masalah yang pelik lalu melihat dari jauh apakah Anda sanggup membuka bungkusan yang ruwet itu dan menemukan isinya yang sangat berharga, bagaikan sebutir mutiara yang mahal harganya yang tersembunyi dalam kulit kerang.”

Kitalah yang memberikan label positif atau negatif terhadapnya. Seperti yang dikatakan seorang filsuf Cina, I Ching, “Peristiwanya sendiri tidaklah penting, tetapi respons terhadap peristiwa itu adalah segala-galanya.” Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh.

Sayangnya banyak orang yang menganggap masalah sebagai sesuatu yang harus dihindari. Mereka tidak mampu melihat betapa mahalnya mutiara yang terkandung dalam setiap masalah. Ibarat mendaki gunung, ada orang yang bertipe Quitters. Mereka mundur teratur dan menolak kesempatan yang diberikan oleh gunung. Ada orang yang bertipe Campers, yang mendaki sampai ketinggian tertentu kemudian mengakhiri pendakiannya dan mencari tempat yang datar dan nyaman untuk berkemah.Mereka hanya mencapai sedikit kesuksesan tetapi sudah merasa puas dengan hal itu.

Tipe ketiga adalah Climbers yaitu orang yang seumur hidupnya melakukan pendakian, dan tidak pernah membiarkan apa pun menghalangi pendakiannya. Orang seperti ini senantiasa melihat hidup ini sebagai ujian dan tantangan. Ia dapat mencapai puncak gunung karena memiliki mentalitas yang jauh lebih tinggi, mengalahkan tingginya gunung.

Untuk mencapai kesuksesan Anda perlu memiliki Adversity Quotient, yaitu kecerdasan dan daya tahan yang tinggi untuk menghadapi masalah. Kecerdasan  tersebut  dimulai dari mengubah pola pikir dan paradigma Anda sendiri. Mulailah melihat semua masalah yang Anda hadapi sebagai peluang, kesempatan dan rahmat. Anda akan merasa tertantang, namun tetap mampu menjalani hidup yang tenang dan damai. Berbahagialah jika Anda memiliki masalah. Itu artinya Anda sedang hidup dan berkembang.

Justru bila Anda tak punya masalah sama sekali, saya sarankan Anda segera berdoa : “Ya Tuhan. Apakah Kau tak percaya lagi padaku, sehingga Kau tak memercayakan satu pun kesulitan hidup untuk kuatasi?”

Dengan berdoa demikian Anda tak perlu khawatir. Tuhan amat mengetahui kemampuan kita masing- masing. Ia tak akan pernah memberikan suatu beban yang kita tak sanggup memikulnya.

Disarikan dari tulisan : Arvan Pradiansyah dalam Life is Beautiful.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.