Terkenang Mantan Pacar

Tanya : sebelum menikah dengan suami saya, dulu saya memiliki hubungan pacaran dengan seorang teman lama. Kami tidak meneruskan hubungan kami karena beberapa keyakinan. Saya sudah menikah selama 5 tahun dan masih sering memikirkan mantan saya itu. Terkadang saya merasa bersalah, tetapi saya tidak bisa membohongi perasaan saya. Apakah hukumnya bagi perempuan yang tidak bisa sepenuhnya memberikan hatinya pada suaminya yang sah? Apakah ini berarti petunjuk Allah, bahwa saya itu adalah jodoh saya? dua orang penanya yang sama.

Jawab : Allah tidak menuntut tanggung jawab seseorang menyangkut apa yang tidak dilakukannya. Namun demikian, kendati hati berada di “Tangan Tuhan” sehingga seseorang tidak dituntutmenyangkut detak detik yang di luar kemampuan manusia, tetapi dalam saat yang sama, manusia -sedikit atau banyak- dapat mengendalikan dorongan hatinya agar tidak larut menurutkannya. Hati bisa mendapat bisikan dari setan. Di sini manusia harus mengupayakan untuk mengenyahkannya. Al-Qur’an mengingatkan bahwa :

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa dorongan melakukan keburukan dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka sadar”. (QS Al A’raf 7 : 201)

Kalau memang Anda tidak bisa mengendalikan hati hati Anda dan mengenyahkan bisikan setean – setelah berusaha sekuat kemampuan- maka saya mengharap kiranya Allah mengampuni Anda, tetapi kalau sejak semula dalam kemampuan Anda, lalu Anda memperturutkan sehingga menjadi berat Anda kendalikan, maka saya khawatir itu akan dinilai dosa.

Saya yakin sekali bahwa sikap Anda masih mengingat mantan pacar itu bukan berarti petunjuk Allah bahwa mantan itu adalah jodoh Anda. Allah tidak mungkin memberi petunjuk kepada hamba-Nya menyangkut sesuatu yang buruk, dalam hal ini menjodohkan seorang Muslimah dengan non-Muslim. Saya khawatir itu adalah bisikan setan ke dalam hati Anda untuk menjadikan Anda larut dalam perasaan Anda. Demikian, wa Allah A’lam.

Disadur dari buku tanya-jawab Quraish Shihab.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *