Yoga

sumber gambar : sooperboy.com

sumber gambar : sooperboy.com

Seperti biasanya, setiap sabtu, kantor kami mengadakan senam irama sebagai salah satu kegiatan olah raga yang ringan nan menghibur. Dimulai pukul 06.15 dan berakhir menjelang siswa masuk sekolah. Aktifitas yang dilakukan oleh guru dan karyawan ini telah berlangsung hampir satu tahun yang dilakukan rutin. Sebagai sarana hiburan, senam irama ini memang dikemas agar pesenam merasa gembira dan berolah raga sekaligus menghibur siswa yang menanti di depan kelas. Berlaku adil, karena siswa seminggu sekali melakukan olah raga, guru juga melakukan olah raga.

Berbagai gerakan telah dilakukan, karena selama ini kami dipandu oleh paling tidak 3 orang instruktur senam irama. Ketiganya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Gerakan dasar seperti layaknya pemanasan sebelum olah raga. Tipenya hampir standar. Pembedanya saat masuk ke sesi 2. Mereka bertiga menampilkan gerakan khasnya. Gaya salsa, India, sampai dang dut telah diperagakan.

Sabtu, 3 Desember 2016 kami mendapatkan senam model lain. Yoga. Benar, kami diperkenalkan dasar-dasar yoga. Apakah kebetulan atau sudah dirancang sebelumnya. Ketika hujan mengguyur Jogja sejak pukul 06.00, area senam dipindah ke pendopo. Alas kaki dilepas, sehingga kami merasakan telapak kaki benar-benar turut mengiringi irama.

Kala masuk fase ke-2 barulah kami dikenalkan dasar-dasar Yoga. Cukup menarik, karena kalau dilihat dengan kasat mata, Yoga seperti orang meditasi atau bertapa. Tapi kami baru merasakan betapa energi terkuras saat semua anggota badan harus melakukan keseimbangan. Meskipun dengan cara rebahan atau duduk, namun tenaganya ternyata super kuat. Untuk mengangkat satu kaki dengan posisi duduk ternyata luar biasa tenaganya. Apalagi jika antara kaki, tangan dan tubuh harus melakukan kesimbangan dengan bertumpu hanya pada pantat. Pantaslah bila senam Yoga akhir-akhir ini banyak digemari.

Saya merasa penasaran apa sesungguhnya Yoga itu. Dalam Wikipedia, Yoga berarti penyatuan dengan alam atau penyatuan dengan Sang Pencipta. Yoga merupakan salah satu dari enam ajaran dalam filsafat Hindu, yang menitikberatkan pada meditasi atau tapa, dimana seseorang memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca inderanya.

Yogis dan Yogini (sebutan untuk peyoga) harus berterima kasih kepada Maharsi Patanjali. Beliaulah penemu Yoga, yang sampai sekarang digemari bukan saja oleh umat Hindu, tapi mereka yang menginginkan kebugaran dan keseimbangan. Sebagai sebuah ajaran, yoga akan menjawab pertanyaan siapa saya, dari mana saya datang, kemana saya pergi dan apa yang harus saya lakukan. Bagi yang tertarik tentang kajian Yoga, perlu memperdalam filsafat Hindu. Yoga bukanlah sekedar meditasi biasa. Didalam Yoga ada ajaran-ajaran luhur.

Bagi penyuka Yoga yang hanya sekedar olah raga, manfaat Yoga terutama untuk kesehatan. Semakin modern masyarakat, makin banyak penyakit yang ditemukan. Penyakit dapat muncul karena kurang menjaga kesehatan atau belum tahu tentang manfaat sehat. Bukan hanya penyakit yang berbentuk fisik, namun yang lebih berbahaya adalah yang berujud psikis, karena berbagai macam tekanan yang sesungguhnya tekanan itu diciptakan oleh manusia sendiri.

Yoga dapat menghilangkan depresi dan stress. Ciri penyakit orang modern, katanya. Gerakan Yoga tertentu dapat menghilangkan stress dari tubuh dan pikiran. Posisi membungkuk ke depan, kaki ke didnding, menyangga kepala adalah contoh gerakan yang dapat menghilangkan depresi dan stress. Gerakan Yoga juga bisa mengendalikan hipertensi, jantung, dibetes, nyeri dan lain sebagainya. Adapun gerakan-gerakan dasar Yoga memang lebih mengarah pada melenturkan otot-otot. Sehingga kelenturan tubuh menyeimbangkan saraf-saraf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *