Selamat Datang PISA 2018

sumber gambar : idjournal.co.uk

sumber gambar : idjournal.co.uk

Tahun 2018 tepatnya bulan Agustus, PISA (Program for International Student Assessment) adalah sistem penilaian secara internasional yang menitikberatkan pada kemampuan anak usia 15 tahun dalam bidang literasi membaca, literasi matematika dan literasi di bidang sains. Khusus bidang matematika,  PISA juga  dapat mengukur kemampuan seorang siswa dalam problem solving.
PISA diadakan pertama kali tahun 2000 dan bergulir setiap 3 tahun sekali. Pada tahun 2000, penelitian PISA difokuskan pada kemampuan membaca, sementara dua aspek lainnya menjadi pendamping. Barulah pada tahun 2003 aspek matematika menjadi fokus utama hingga sekarang.

Sample survey Indonesia telah menetapkan 2 daerah, yaitu : Yogyakarta dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai obyek survey PISA. Pengukuran akan difocuskan pada berpikir : kritis, kreatif, alternatif, kolaboratif dan komunikatif, serta tidak mengukur hafalan rumus-rumus.

Apa yang perlu dipersiapkan untuk menyambut kedatangan PISA?

Kalau merunut alur dan logika yang diharapkan, maka guru Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris  untuk mempersiapkan diri dengan pondasi kurikulum 2013. Siswa diarahkan untuk terbiasa menyelesaikan permasalahan yang menjadi standar PISA. Proses belajar mengajarnya lebih banyak mengandalkan pola pikir kritis dan kreatif.

Andai sekolah berat untuk menyangga beban itu, maka menjadi kewajiban MGMP untuk menjadi pendampingnya dengan agenda sebagai berikut :

Pelatihan Guru.

Beberapa waktu yang lalu, ada beberapa guru yang telah mengikuti pelatihan pembuatan soal model PISA. lebih jelasnya bisa buka link disini. Pelatihan ini diselenggarakan atas dasar bahwa siswa membutuhkan jenis dan model soal serta penyelesaian yang argumentatif tapi efektif. Pendampingan siswa dilakukan oleh masing-masing guru yang telah dibekali dengan pelatihan.

Latihan Bersama

Model latihan bersama dapat dilakukan tanpa harus mengumpulkan sejumlah siswa dalam waktu dan tempat yang sama. Latihan bersama dimaksudkan dengan membuat soal yang sama, proses latihan dilakukan di sekolah masing-masing. Hasilnya sebagai bahan evaluasi.

Meniadakan soal pilihan ganda

Jenis soal pilihan ganda tetaplah baik, jika dilakukan secara masal untuk tujuan tertentu. Misalnya ingin mencapai target tertentu. Bentuknya biasanya ulangan umum. Tapi khusu tahun ini bolehlah, bentuk ulangan model uraian. Tujuannya tak lain melatih nalar.

Model Pembelajaran

Salah satu unsur penilaian dalam pelaksanaan PISA adalah kolaboratif. Kerja sama dalam menyelesaikan masalah atau problem solving. Guru mengarahkan siswa ke dalam bentuk beberapa kelompok. Guru membebaskan metode yang dipakai oleh kelompok tersebut dalam menyelesaikan masalah. Guru membuka wacana baru jika terjadi temuan yang tidak selaras dengan materi yang senafas.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *