Peningkatan Kualitas dengan AMT

gambar : koleksi pribadi

gambar : koleksi pribadi

Perlukah motivasi diberikan dalam dunia pendidikan? Tentu saja sangat perlu. Dalam setiap kebijakan yang dibuat oleh stake holder pasti tersisip kalimat yang tersurat ataupun yang tersirat tentang motivasi. Apalagi setiap guru yang akan mengajar diwajibkan untuk memberi motivasi kepada siswanya. Mengapa demikian? Karena untuk meraih prestasi. Apalagi yang akan diraih dalam pendidikan kalau bukan prestasi?

Dari waktu ke waktu, lembaga pendidikan selalu meningkatkan kinerja dan mutu pendidikan. Berbagai carapun dilakukan untuk memotivasi setiap insan pendidikan.  Berbagai upaya dilakukan untuk meraih prestasi yang optimal. Salah satu cara yang dilakukan dengan mengadakan pelatihan motivasi dengan berbagai variasinya. Ada Achievement Motivation Training (AMT), ada out bond ada pula Emitional Spriritual Quotion (ESQ).

» Read more

Hijrah

Bila tak ada aral melintang, tahun ini, kamis 21 September 2017 bertepatan dengan 1 Muharram 1439 hijriyah. Sudah 15 abad lamanya, Islam telah diridloi oleh Allah swt menjadi Agama umat Islam. Selama itu pula, Islam sebagai sebuah peradaban mengalami pasang surut dalam menapaki perjalanan waktu. Suka duka silih berganti hanya untuk mengagungkan asma Allah.
Perhitungan tahun hijriah dimulai sejak hijrah Nabi Muhammad saw dari Mekkah ke Madinah. Kaum Muhajirin berbondong-bondong menuju ke Madinah yang disambut dengan suka cita oleh kaum Anshor. Perjalanan yang tidak mudah. Peristiwa tercerabutnya tanah leluhur yang dibanggakan dan dicintai, tiba-tiba harus rela dilepas. Taruhan nyawa yang demikian dekat dan bisa terjadi di setiap saat. Hanya sebuah keinginan yang mereka harapkan, hidupnya Islam yang bersanding nyaman dengan semua penganut apapun di lingkungannya.
Dalam sirah nabawiyah, tercatat ada 4 peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw yang berpengaruh terhadap perkembangan Islam.

» Read more

Curhatan Guru TIK

Saya ini bukan guru TIK. Saya guru matematika. Saya punya banyak teman guru TIK. Bahkan sebelum TIK besar seperti sekarang ini. Saat itu masih jamannya pentium 4, atau bahkan sebelumnya. Saya sudah berkumpul dengan mereka hanya karena saya senang bekerja dan bermain dengan komputer. Hingga kini saya sudah terdampar di grup guru TIK nasional.
TIK saat itu hanya sebagai pembantu untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah. Lebih banyak berfungsi sebagai tambahan beban administrasi. Komputer masih langka. Barang itu masih dianggap mahal. Apalagi tenaga yang mengoperasikan. Hampir semua yang menjalankan komputer adalah otodidak. Belajar sendiri tanpa ilmu yang resmi. Disitulah saya belajar bersama dengan orang-orang penggemar komputer.

» Read more

Kembalikan Jati Diri RT dan RW

Diselingi cemilan, pembicaraan rencana kerja bakti renovasi jalan kampung, menemui jalan nyaris buntu karena tahapan pembuatan anggaran. Kacang godog menjadi menu utama pada setiap pertemuan RT dihelat. Tahu pong, penganan renyah lainnya menjadi music pengiring  pembicaraan yang cenderung tanpa arah dari setiap warga bila saat berkumpul. Arisan, tetangga yang akan punya gawe, rehab rumah adalah salah satu sarana komunikasi dan area berkumpulnya anggota masyarakat. Walaupun setiap hari bersua, namun ngobrol tak kan pernah habis dikupas. Kenikmatannya menjadi orang dikampung seperti ini. Semua lebur, tanpa pembatas status sosial. Banyolan seketika bisa meletup, menawarkan lumernya otak yang telah diperas beberapa hari.

RT (rukun tetangga) adalah sebuah komunitas ciptaan pendahulu kita. Sebuah sarana budaya yang adi luhung sebagai perekat masyarakat. Tidak ada yang mengetahui secara persis kapan RT muncul pertama kali. RT bukan merupakan pembagian administrasi dari kelurahan, namun pembentukannya berdasarkan atas musyawarah mufakat dari masyarakat setempat. Pembagian RT juga tidak mengaju pada banyaknya keluarga atau berdasarkan demografi.

» Read more

Mengajak Anak Berfikir Logika

Saya mengenal pelajaran logika pertama kali di SMA. Bidang pelajarannya, matematika. Saat itu perdebatan kecil muncul sewaktu pelajaran, karena logika yang diajarkan tidak sesuai dengan realita. Logika yang kenalkan saat itu “jika-maka”. Saya pertama kali mendengar istilah negasi, yang bermakna lawan pernyataan. Ada juga istilah konjungsi, disjungsi, implikasi dan istilah lainnya. Masing-masing mempunyai simbol yang sekaligus penggunaan yang berlainan pula.

Guru kami memberi contoh :

Jika Adi naik kelas maka akan dibelikan sepeda.

Ada 4 buah kemungkinan yang terjadi, bila memakai logika matematika

Jika Adi naik kelas maka akan dibelikan sepeda. Pernyataan benar

Jika Adi tidak naik kelas maka akan dibelikan sepeda. Pernyataan salah

Jika Adi naik kelas maka tidak dibelikan sepeda. Pernyataan salah

Jika Adi tidak naik kelas maka tidak dibelikan sepeda. Pernyataan Benar.

» Read more

Etika Berorganisasi di ERCI

ertiga2

Berorganisasi sejatinya belajar memahami, belajar untuk menjadi dewasa. Tidak ada kepuasan yang langgeng dari sebuah paguyuban bersama. Adanya cuma kepuasan sesaat. Karena manusia tidak akan pernah merasa puas. Kepuasan hanya bisa diperoleh manakala tujuan seketika terpenuhi. Detik berikutnya, orang akan mencari yang lebih tinggi. Sayangnya manusia lupa bahwa untuk mencapai tujuan, dia perlu orang lain, diperlukan kerjasama untuk memperoleh keinginan. Itulah hakekat belajar memahami karakter orang lain, belajar lebih dewasa untuk memahami dirinya sendiri.

» Read more

Hj. Maria Ulfah, MA

Di pondok pesantren Urwatul Wutqa Klaten, telah berlangsung pembinaan tilawatil qur’an. Kali ini peserta sangat beruntung mengikuti acara yang dihelat Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) kabupaten Klaten, karena dibimbing langsung oleh Hj. Maria Ulfah, seorang qari’ level Internasional. Meskipun tidak bisa melihat wajah beliau secara langsung, namun peserta rela mengikuti dari luar area. Ruangan yang berukuran 100 m persegi praktis tidak bisa menampung semua peserta.

Juara qari’ nasional boleh silih berganti. Baik Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), maupun Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) yang mempertandingkan beberapa cabang. Cabang Qira’ah yang paling popular dan dianggap oleh peserta merupakan kelas yang bergengsi.  Namun Bu Maria (biasa dipanggil demikian) tetap belum tergantikan. Terbukti, hingga kini banyak daerah-daerah yang ingin mengundang beliau hanya untuk membagi ilmu dan suaranya.  Umur yang telah mencapai 56 tahun, tidak menyurutkan motivasi beliau dalam memperkenalkan ayat-ayat al-Qur’an yang dilagukan dengan indah. Stamina beliau masih terhitung prima. Suaranya masih nyaring dan bening. Dari pukul 10.00 pagi hingga 16.00, dengan jeda hanya 1 jam, suara tidak berubah sedikitpun. Cengkok lagu yang dibawakan masih tetap sama.

» Read more

1 2 3 4 5 28