Sagisandro

Apa itu Sagisandro? Sagisandro makhluk ciptaan JIS – IGI  Propinsi DIY. JIS adalah Jaringan Informasi Sekolah, IGI merupakan Ikatan Guru Indonesia. Sebuah organisasi profesi yang bergerak dalam peningkatan mutu pendidikan. Sagisandro adalah sebuah pelatihan atau workshop untuk pembuatan media pembelajaran berbasis android dan videoscribe.

IGI Propinsi DIY yang belum lama dilantik langsung tancap gas untuk merealisasikan visi dan misinya. Pertama kali yang dilakukan dengan menyelenggarakan workshop Sagisandro. Pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 80 orang yang tergabung dalam guru pemula untuk pembuatan aplikasi android. Dari data pendaftaran, tercatat bahwa latar belakang guru tidak didominasi TIK. Mereka datang dari berbagai basik keilmuan. Karena tujuan pelatihan ini adalah pembuatan media pembelajaran untuk semua mata pelajaran.

» Read more

Tahu (sedikit) Android

Beruntung saya terdampar di pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Android. Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja bareng dengan APEC Learning Community Builders berlangsung di Wisma Eden 2 Kaliurang Sleman. Pesertanya tidak jauh berbeda dengan kegiatan yang senada. Disetiap kesempatan Jaringan Informasi Sekolah (JIS) selalu menjadi pelopor dalam setiap pemberdayaan manajemen informasi khususnya dalam bidang pendidikan.
Mengapa tidak sejak dulu, android dapat dijadikan basis untuk media pembelajaran. Padahal android sudah sementara waktu berkibar dalam teknologi informasi (TI). Karena memang kesmpatan baru kali ini. Dapat dipastikan para penggiat TI sibuk dengan pekerjaan di kantornya masing-masing.
Pelatihan kali ini diberi mantra Diseminasi. Mengapa bukan pelatihan yang biasa diapakai? Deseminasi menurut idYahoo adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut. Definisi ini memang lebih menitik beratkan pada motivasi. Bukan asal tunjuk dari atasan ke bawahan. Diperkirakan, Dinas Pendidikan Propinsi DIY belum berani menyelenggarakan pelatihan secara masal. Perlu ada kelompok tertentu yang harus eksis dalam pembelajaran berbasis android.
Tak pelak, android yang telah menggilas Symbian, saat ini merajalela di jagad maya. Penggunaan android di Indonesia menjadi kampium. Meski ada beberapa orang yang fanatic dengan Symbian. Karena dalam keadaan tertentu Symbian memang lebih tangguh. Namun android sangat bersahabat dengan pencipta aplikasi. Mengetahui dengan tepat pengguna android, aplikasi berbasis android terus menerjang bak badai agar user tidak berpaling dari yang lain. Machintos sekalipun.
Saya memang baru memakai android belum lama. Anehnya lagi, saya cuma pengguna pasif dari aplikasi yang telah tersedia. Belum sedikitpun muncul gagasan untuk membuat aplikasi. Sementara orang lain telah berkarib dengan android. Bahkan, sejak bangun tidur sampai menjelang tidur lagi, orang telah digiring dengan android. Seakan menjadi seorang buta dalam berjalan, tongkatnya ibarat android.
Beberapa waktu yang lalu saya telah up grade blog ini dari wordpress versi 3.xx menjadi versi 4. Versi terakhir yang telah kompatibel dengan android. Hasilnya lumayan. Browshing blog dari manapaun, kapanpun. Demikian pula saat posting. Tidak harus menunggu saat di rumah atau kantor. Keuntungannya, inspirasi tidak hilang. Jikalau memakai PC atau laptop atau netbook, inspirasi banyak yang hilang diterpa angin.
Jaman selalu berubah. Tidak ada yang abadi. Yang abadi hanya perubahan. Hari ini atau esok lusa pasti akan menemui teknologi informasi via android. Sayapun percaya, suatu saat android akan tergantika dengan yang lebih canggih. Jadi, mengapa harus menunggu esok hari, bila sekarang punya kesempatan untuk bisa.