Siswa Belajar Birokrasi

sumber gambar : dokumen pribadi

Saya cukup terusik dengan kegiatan Technical Meeting (TM) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta terkait dengan pelaksanaan Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN) yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Olimpiade Literasi ini termasuk baru jika dibandingkan dengan olympiade matematika atau IPA, misalnya. Yang cukup menarik adalah kegiatan TM dihadiri oleh siswa. Bukan hanya guru. Padahal sebelumnya, setiap kegiatan yang melibatkan siswa hanya guru yang terlibat mulai dari administrasi hingga teknis pelaksanaan lomba.

» Read more

Pengangkatan Kepala Sekolah

Sebagai seorang yang selalu mengikuti perkembangan informasi, saya merasa senang Kemendiknas mengeluarkan keputusannya yang membicarakan masalah penugasan guru sebagai kepala sekolah. Surat yang ditungkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas), bernomor 28 tahun 2010 adalah ujud dari regulasi Permen No. 13 Tahun 2007 tentang persyaratan kualifikasi dan kompetensi kepala sekolah. Tanpa mengesampingkan isi dari dua peraturan itu, paling tidak itikad baik kemendiknas telah mereformasi aturan yang dibuat sendiri.

Sebuah kepedulian untuk selalu berubah, sebagai ikhtiar tuntutan jaman. Pernyataan atau aturan bila dikeluarkan, imbasnya pastilah menemui pro dan kontra. Bagi yang setuju, mereka memandang akan sebuah harapan keberadaan sosok kepala sekolah yang memiliki kualifikasi dan kemandirian. Kualifikasi yang telah diukur dengan tingkat kompetensi tertentu. Sedangkan kemandirian adalah sikap seorang kepala sekolah yang tidak tunduk dengan kepentingan-kepentingan yang akan meruntuhkan kewibawaan pendidikan.

» Read more

Birokrasi Istana Keropos

sumber gambar : harianhaluan.com

sumber gambar : harianhaluan.com

Mario Puzo lahir di “Hell’s Kitchen” New York, 15 Oktober 1920. Menulis buku “The Dark Arena” dan The Fortunate Pilgrim”. Dua buku itu diakui sebagai karya yang terbaik. Bahkan kritikus novel, memberi acungan jempul dari buku tersebut. Namun di pasaran jeblok. Tidak laku. Pertanda bahwa karya sastra masih memiliki nilai bias. Meski sang pujangga menyanjung tinggi sebuah novel, bukan berarti laku di pasaran.

Mario Puzo tidak patah arang. Ia pun riset perpustakaan tentang kehidupan imigran Itali di Amerika. Seluk beluk ditelusuri. Tradisi, watak, bahkan postur tubuh diamati dengan seksama. Lahirlah karya tulis “Godfather” tahun 1967. Buku yang dikemudian hari menjadi trilogy, tak disia-siakan oleh sutradara bertangan dingin, Francis Coppola.

» Read more