Birokrasi Istana Keropos

sumber gambar : harianhaluan.com

sumber gambar : harianhaluan.com

Mario Puzo lahir di “Hell’s Kitchen” New York, 15 Oktober 1920. Menulis buku “The Dark Arena” dan The Fortunate Pilgrim”. Dua buku itu diakui sebagai karya yang terbaik. Bahkan kritikus novel, memberi acungan jempul dari buku tersebut. Namun di pasaran jeblok. Tidak laku. Pertanda bahwa karya sastra masih memiliki nilai bias. Meski sang pujangga menyanjung tinggi sebuah novel, bukan berarti laku di pasaran.

Mario Puzo tidak patah arang. Ia pun riset perpustakaan tentang kehidupan imigran Itali di Amerika. Seluk beluk ditelusuri. Tradisi, watak, bahkan postur tubuh diamati dengan seksama. Lahirlah karya tulis “Godfather” tahun 1967. Buku yang dikemudian hari menjadi trilogy, tak disia-siakan oleh sutradara bertangan dingin, Francis Coppola.

» Read more