Pendidikan Karakter Setiap Saat

sumber gambar : republika.co.id.

sumber gambar : republika.co.id.

Suatu ketika saya bermaksud mengadakan pendataan buat anak-anak siswa kelas 7. Data yang saya perlukan cuma alamat rumah. Pendataan ini saya buat dengan memakai netbook dengan asumsi, siswa langsung menulis dalam kolom yang telah tersedia. Jadi tak perlu menulis lagi. Harapan yang kedua, siswa sekarang sudah familier dengan memakai komputer ataupun netbook. Sekolah tak perlu memberi pelatihan.
Tiba saat mengadakan pendataan ternyata bayangan saya meleset dari perkiraan. Akibatnya, waktu yang sedia kalanya hanya diperlukan 30 menit (perkiraan saya satu siswa hanya butuh waktu tak lebih dari satu menit. Cuma menulis alamat saja), pada kenyataannya 40 menit tidak cukup. Sehingga saya harus memperpanjang waktu, yang harusnya sudah beralih ke kelas lain.

» Read more

Curhatan Guru TIK

Saya ini bukan guru TIK. Saya guru matematika. Saya punya banyak teman guru TIK. Bahkan sebelum TIK besar seperti sekarang ini. Saat itu masih jamannya pentium 4, atau bahkan sebelumnya. Saya sudah berkumpul dengan mereka hanya karena saya senang bekerja dan bermain dengan komputer. Hingga kini saya sudah terdampar di grup guru TIK nasional.
TIK saat itu hanya sebagai pembantu untuk melaksanakan pembelajaran di sekolah. Lebih banyak berfungsi sebagai tambahan beban administrasi. Komputer masih langka. Barang itu masih dianggap mahal. Apalagi tenaga yang mengoperasikan. Hampir semua yang menjalankan komputer adalah otodidak. Belajar sendiri tanpa ilmu yang resmi. Disitulah saya belajar bersama dengan orang-orang penggemar komputer.

» Read more

Menjadi Guru di Era Digital

Hingga hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), persoalan bolehkah seorang siswa membawa gadget ke sekolah masih bertabur pro dan kontra. Tidak usainya problem peralatan digital karena disatu sisi, gadget hanya dipandang sebagai benda belaka. HP dan sejenisnya hanya sebagai alat bantu. Di pihak lain, ada sebagian yang masih apriori terhadap alat canggih ciptaan manusia itu. Dalam benaknya, kelompok ini masih mengklaim bahwa ilmu yang diperoleh masih layak dipakai, untuk tidak mengatakan yang terbaik.

» Read more