Dunia Entertainment memang Glamour

idol

Aku berbisik dalam hati

Mungkinkah ini kan terjadi sesungguhnya
Kulangkahkan kaki menyusuri
Panggung pemilihan ratu sejagad
Putar ke kiri balik ke kanan
Senyum sana senyum sini ikuti irama
Oh semua tepuk tangan
Seiring ku berlalu
Sampai menghilang dibalik layar

Akupun bersorak lepas kegirangan
Tapi terjatuh dari kursi goyang
Kiranya ku mimpi uuhhh jadi ratu sejagad semalam.

Voc : Vonny sumlang
» Read more

Navis

navis 2

dokumen pribadi

Navis. Demikian beliau dipanggil. Pemilik nama asli Ali Akbar Navis adalah sastrawan dan budayawan yang lahir di Kampuang Jao Padang Panjang Sumatra Barat. Sebuah propinsi yang melahirkan sastrawan sebelum masa kemerdekaan. Atau sering disebut sastra Indonesia modern. Gaya bicaranya ceplas-ceplos apa adanya, lebih tepat kita sebut orang yang berpandangan hitam putih, lahir pada 17 November 1924 dan meninggal 22 Maret 2003. Hasil karya yang monumental ialah Robohnya Surau Kami. Novel yang bercerita tentang perubahan masyarakat yang berakibat retaknya sendi-sendi adat ninik mamak.
Hampir satu abad melintasi segala zaman, menurunkan beberapa generasi, dan berjarak ribuan kilometer, seorang anak lahir dengan nama sama yaitu Navis. Lengkapnya Muhammad Aditya Navis. Panggilan sehari-harinya Dede. Seorang lelaki berperawakan kecil mungil tapi memiliki tenaga dan potensi yang amat besar. Keduanya memiliki nama yang sama yakni Navis. Keduanya juga memiliki kemampuan yang hampir sama. Bila Ali Akbar seorang sastrawan, maka Muhammad Aditya Navis adalah seorang seniman. Penyanyi. Penulis yakin masih banyak anak manusia yang bernama Navis, tapi belum semoncer mereka berdua.
Dede lahir dari pasangan Bapak Hamdi, SKM dan Ibu drg. Chanis Sukma di Bantul. Sebuah kabupaten yang terletak di selatan kota Yogyakarta. Beliau berdua  punya profesi yang sama, bergerak dalam bidang kesehatan. Apakah Dede akan menapaki jalan yang sama dengan kedua orang tuanya? Kita tunggu saja.

» Read more