Mengajak Anak Berfikir Logika

Saya mengenal pelajaran logika pertama kali di SMA. Bidang pelajarannya, matematika. Saat itu perdebatan kecil muncul sewaktu pelajaran, karena logika yang diajarkan tidak sesuai dengan realita. Logika yang kenalkan saat itu “jika-maka”. Saya pertama kali mendengar istilah negasi, yang bermakna lawan pernyataan. Ada juga istilah konjungsi, disjungsi, implikasi dan istilah lainnya. Masing-masing mempunyai simbol yang sekaligus penggunaan yang berlainan pula.

Guru kami memberi contoh :

Jika Adi naik kelas maka akan dibelikan sepeda.

Ada 4 buah kemungkinan yang terjadi, bila memakai logika matematika

Jika Adi naik kelas maka akan dibelikan sepeda. Pernyataan benar

Jika Adi tidak naik kelas maka akan dibelikan sepeda. Pernyataan salah

Jika Adi naik kelas maka tidak dibelikan sepeda. Pernyataan salah

Jika Adi tidak naik kelas maka tidak dibelikan sepeda. Pernyataan Benar.

» Read more

Selamat Datang PISA 2018

sumber gambar : idjournal.co.uk

sumber gambar : idjournal.co.uk

Tahun 2018 tepatnya bulan Agustus, PISA (Program for International Student Assessment) adalah sistem penilaian secara internasional yang menitikberatkan pada kemampuan anak usia 15 tahun dalam bidang literasi membaca, literasi matematika dan literasi di bidang sains. Khusus bidang matematika,  PISA juga  dapat mengukur kemampuan seorang siswa dalam problem solving.
PISA diadakan pertama kali tahun 2000 dan bergulir setiap 3 tahun sekali. Pada tahun 2000, penelitian PISA difokuskan pada kemampuan membaca, sementara dua aspek lainnya menjadi pendamping. Barulah pada tahun 2003 aspek matematika menjadi fokus utama hingga sekarang.

» Read more