Bilangan Basis dan Petung Jawa

Dalam masyarakat jawa aspek aktifitas kehidupan sehari-hari dapat dilihat sebagai pelengkap dari aktifitas keagamaan. Beberapa aktifitas yang dimaksud adalah perayaan 5 hari dan 35 hari kelahiran bayi, peringatan 7 hari, 40 hari, 100 hari, dan 1000 hari meninggalnya seseorang. Dalam penentuan waktu hari-hari perayaan itu, digunakan perhitungan yang secara turun temurun dari generasi ke generasi. Perhitungan itu menggunakan rumus sederhana yang biasanya dibicarakan dan tidak pernah ditulis. Rumus itu adalah “nomosarmo”, “norosarmo”, “nonemsarmo, dan lain-lain.

Dalam perhitungan ini, digunakan tiga jenis system bilangan diantaranya adalah system bilangan basis 10, system bilangan basis , dan system bilangan basis 5. Sistembilangan basis 10 digunakan ketika akan menentukan 35 hari, 10 hari, 100 hari dan 1000 hari. System bilangan basis 7 digunakan ketika akan menentukan hari senin, selasa, rabu, kamis, jum’at dan sabtu.

» Read more