Keseimbangan Berbicara dan Mendengarkan

sumber gambar : hikmatpembaharuan.wordpress.com

sumber gambar : hikmatpembaharuan.wordpress.com

Tulisan berikut adalah buah hikmah saat saya berbicara dengan seorang teman yang menjadi khotib – sebut saja ustadz Joko. Seperti biasa, setiap bulan September-oktober tiap tahun, saya mencari khotib tahun berikut untuk masjid yang kami kelola dengan rekan-rekan. Ada khotib yang langganan ada yang baru. Masjid kami sudah lama memasang khotib paling banyak dua kali dalam setahun. Artinya saya mencari khotib minimal 26 orang dalam satu tahun.

Saat saya hubungan ustadz Joko untuk menjadi salah satu khotib, dan hari jum’at yang telah saya beri tanda untuk beliau, saya mendapat jawaban : “mas, untuk tahun depan jadwal saya sudah penuh. Saya membatasi menjadi khotib dua kali dalam sebulan. Saya akan menjadi makmum, dan mendengarkan uraian khotbah orang lain, sebanyak dua kali juga dalam sebulan”. Mendapat jawaban seperti itu saya cukup tergagap, dan saya sempat menggoda “ apa bener nih…  ustadz”. Setelah basa-basi agak lama, sayapun menerima alasan beliau.

» Read more