Menyemai Budaya Adi Luhung

sumber gambar : koleksi pribadi

Tak seorangpun dapat mendefinisikan dengan tepat tentang “Budaya”. Namun begitu, seorang budayawan mampu mengurai sendi-sendi kebuyaan dengan pendekatan ilmu tertentu. Mulai dari sejarawan, sosiolog, antropolog, bahkan seorang agamawan mampu menguraikan tentang budaya. Sebab budaya itu adalah kehidupan itu sendiri. Maju mundurnya kebudayaan tergantung dari kesepakatan manusia dalam koloni.

Menurut kamus hidup (Wikipedia.org) budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Disisi yang lain budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Sedangkan kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Segala suatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.

» Read more

Kebudayaan Jawa dalam Pusaran Arus Globalisasi

dokumen pribadi

dokumen pribadi

“Ngono yo ngono ning ojo ngono”, “alon-alon waton klakon”, “wong urip mung sawang sinawang” adalah beberapa kosa kata yang sudah mulai dilupakan oleh generasi muda. Mereka lebih mengenal kalimat “time is money”, “I love you”, “mensana incorpore sano”. Kosa kata dalam bahasa Jawa yang sarat makna dalam kehidupan sudah mulai terkikis dalam arus globalisasi. Kehadiran budaya asing bagaikan air bah yang tidak mungkin dapat dibendung. Siapapun yang masih mampu merasakan denyut kehidupan, pasti  akan menghirup budaya globalisasi.

Laju modernisasi semakin merajalela karena pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya teknologi informasi. Di satu sisi laju informasi sangat terasa manfaatnya, namun di pihak lain teknologi informasi bagaikan sebuah pisau tajam yang akan menghujam di ulu hati, sehingga manusia terkapar dan hanyut dalam pusaran modernisasi. Ia bagaikan sebuah buih yang terus diombang-ambingkan dalam gelombang kehidupan. Manusia yang demikian tidak ubahnya seperti robot yang telah diprogram untuk melaksanakan keinginan orang lain.

» Read more