Al-Bulug (Kedewasaan)

Berkah Jum’at

World Health Organization (WHO) merilis batasan usia sebagai berikut :

UsiaKondiai
0 – 17 tahunAnak-anak
18 – 65 tahunPemuda
66 – 79 tahunSetengah baya
80 – 99 tahunOrang tua
100 tahun ke atasOrang tua berusia panjang

Katagori tersebut berdasarkan umur atau usia. Orang dianggap dewasa apabila telah mencapai usia 18 tahun. Sedangkan menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dikatakan dewasa bila telah berumur 26 tahun.

Kedewasaan memiliki pengertian secara usia dan mental. Usia dapat dihitung berdasarkan tahun kelahiran. Sifatnya pasti, karena waktu setiap saat selalu bergulir. Hari demi hari sampai tahun tertentu, seseorang telah berumur tertentu. Kedewasaan secara mental itu pilahan dan memerlukan proses. Maksudnya, belum tentu orang yang dewasa secara umur akan secara otomatis membuatnya menjadi dewasa secara mental.

Usia turut menentukan dalam batas kedewasaan. Namun bukan satu-satunya yang menjadi faktor. Justru yang paling dianggap menentukan adalah proses pertumbuhan mental dalam diri seseorang. Proses pendewasaan setiap manusia berbeda-beda, tergantung bagaimana seseorang dapat menyerap informasi, mempertimbangkan dan memutuskan untuk melakukan sesuatu.

Dalam Islam, katagori pemilahan kedewasaan ditandai dengan terjadinya perubahan fisik. Kalau seorang laki-laki ditandai dengan ihtilam (mimpi basah), sedangkan perempuan dengan pertama kali datang bulan. Istilah yang popular adalah akil balig. Peristiwa ini menjadi sangat penting, karenanya orang tua dianjurkan untuk membekali putra-putrinya pengetahuan. Orang tua juga harus memberitahu bahwa setelah kejadian itu, maka orang itu telah disebut sebagai mukallaf.

Mukallaf merupakan segala ucapan, tindakan, dan perbuatan seseorang dihadapan Allah. Secara status, maka orang ini telah memiliki dampak secara hukum. Ada yang wajib, sunnah,  haram, makruh dan mubah.

Kedewasaan identik dengan kematangan dalam berfikir, bersikap dalam mengambil sebuah keputusan. Secara psikologis, seseorang dianggap dewasa tampak dari kematangan sikap dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah.

Oleh karenanya, orang yang sudah dewasa memiliki ciri : dapat menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain. Menerima dirinya apa adanya, yaitu  kelebihan maupun kekurangannya. Menjalani kehidupan dengan aturan-aturan yang berlaku di masyarakat. Mengambil keputusan untuk dirinya tanpa mengandalkan orang lain.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *