Karya Intelektual Islam Indonesia (3)

Jum’at Berkah

Buku karya Nawawi Tanara antara lain :

As-Simar al-Yani’at. Kitab tentang masalah fikih

Tanqih al-Qaul, kitab yang membahas tentang empat puluh keutamaan, dimulai dari keutamaan sabar.

Madarij ash-Shu’ud, buku yang membahas hal-hal yang berkaitan dengan sejarah Nabi. Kitab ini merupakan ulasan dari kitab Maulid an-Nabawi asy-Syahir bi al-Barzanji-nya Imam Sayyid Ja’far.

At-Tafsir al-Munir li Ma’alim at-Tanzih, adalah kitab tafsir yang fenomenal. Ketika selesai menulis naskahnya, Ia sodorkan lebih dahulu pada para ulama Makkah untuk diteliti. Setelah itu diteliti oleh ulam-ulama Mesir. Di Mesir, para ulama memberikan gelar “Sayyid ‘Ulama al-Hijaz” (Pemimpin ulama Hijaz). Penghargaan yang luar biasa untuk beliau. Sebagai ungkapan rasa syukur, beliau menulis sebuah puisi yang salah satu kalimatnya berbunyi

Sungguh, ilmu itu cahaya yang menerangi pemiliknya

Di mana pun ia berada, akan senantiasa dimuliakan.

Ronggowarsito

Harus diakui bahwa Ronggowarsito pernah menjadi pusat perhatian dalam penyebaran Islam khususnya di Jawa Tengah. Dia melakukan mirip seperti yang diajarkan oleh Rasulullah saw saat berdakwah di lingkungan Makkah kala itu. Ronggowarsito memberikan pencerahan tentang Islam ditengah masyarakat yang masih menganut ajaran Hindu-budha.

Ronggowarsito adalah keturunan pujangga. Ia adalah cucu Yosodipuro II, cucu buyut Yosodipuro I. Keluarga ini merupakan pujangga istana Surakarta. Tugas utama pujangga istana adalah memainkan peranan utama dalam masa kebangkitan ruhani dan pembaruan kebudayaan Jawa.

Ronggowarsito lahir tahun 1802, sebelum Syaikh Jamaluddin al-Afghani (1828). Boleh dikatakan bahwa mereka berdua hampir bersamaan dalam melakukan pembaharuan Islam. Hanya saja karena letak geografis yang berjauhan, kemungkinan kecil untuk melakukan dialog, atau bertukar pikiran.

Meskipun lahir dan dibesarkan dalam lingkungan istana, Ronggo warsito pernah dikirim oleh ayaknya ke pondok pesantren Tegalsari, Ponorogo, diasuh oleh Kyai Ageng Kasan Basari. Disamping mengasuh pondok pesantren, Kyai Kasan Basari adalah ahli kebatinan dan berdarah priyayi. Tak heran bila kelak alumninya merupakan tokoh priyayi dan negarawan.

Walaupun Ronggowarsito hidup pada abad ke-19, tapi karya-karyanya masih berbentuk tulisan tangan. Usaha untuk menerbitkan karyanya baru dapat dilakukan beberapa puluh tahun setelah wafatnya sang pujangga. Buku Wirid Hidayat Jati adalah karya fenomenalnya. Dipelajari dan dikaji hingga sekarang. Buku ini merupakan warisan pemikiran mistik Islam kejawen abad ke-19.

Mistik Islam kejawen adalah mistik Islam yang dipadu dan diselaraskan dengan tradisi kejawen. Karya Ronggowarsito dibuat cukup gambang tentang Zat Tuhan, ajaran tentang ciptaan alam dan manusia, hakikat manusia, tujuan dan jalan untuk mencapai penghayatan kesatuan kembali antara manusia dan Tuhan. Bila dibanding dengan kitab mistik lainnya, Wirid Hidayat Jati adalah yang paling lengkap.

Dalam pengembaraannya mencari ilmu, Ronggowarsito menelurkan prinsip Martabat Tujuh. Konsep ini tak lepas dari hasil ikhtiar beliau dalam membaca karya Ibn Arabi dan Syaikh Muhammad ibn Fadhlullah. Secara terperinci, Martabat Tujuh dapat diurakan sebagai berikut :

Sajaratul Yakin, dikatakan sama dengan ahadiyat dalam Martabat Tujuh, Ia merupakan hakikat manusia yang juga disebut atma atau juga dinakama Hayyu (Hayyat = hidup).

Nur Muhammad, merupakan martabat wahdat. Disebut pula nur dan dipersamakan dengan pranawa. Letaknya di luar hayyu.

Mir’atul Hayya’i  adalah matabat wahadiyat, disebut pula sir dan  rahsa, dipersamakan dengan pranama. Letaknya di luar nur

Nyawa adalah martabat alam arwah, disebut pula Ruh Idhafi, dan dinamakan pula sukma. Letaknya di luar sir

Kandil  adalah martabat mitsal, dipersamakan dengan nafsu, letaknya di luar ruh

Darrah adalah martabat ajsam, dan dipersamakan dengan budi, letaknya di luar nafsu

Hijab, adalah martabat Insan Kamil, dipersamakan dengan jasad, letaknya di luar budi.

Dirangkum dari buku : “Warisan Intelektual Islam Indonesia”. Penyunting : Ahmad Rifa’i Hasan

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *