Hari kedelapan ramadhan 1442 H

(Ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat, ‘Sujudlah kalian kepada Adam,’ maka mereka bersujud kecuali Iblis. Ia enggan dan takabur. Ia termasuk golongan orang-orang yang ingkar.” (Surat Al-Baqarah ayat 34).

Dalam satu riwayat dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda, ”Tidaklah seorang pun yang keluar dari rumahnya, melainkan di pintunya ada dua bendera. Yaitu, bendera malaikat dan bendera setan. Jika ia keluar untuk urusan yang disukai Allah swt, maka ia diiringi malaikat dengan benderanya sampai kembali ke rumahnya. Dan jika ia keluar untuk urusan yang dimurkai Allah maka ia diiringi setan dengan benderanya sampai kembali ke rumahnya.” (HR Ibnul Jauzi).

Keterangan hadits di atas mengisyaratkan kepada manusia agar senantiasa menjaga diri dalam setiap urusan. Setiap manusia berpotensi untuk disesatkan oleh Iblis. Mengapa kedua makhluk Allah selalu bertolak belakang? Kita runut apa dan siapa sebenarnya Malaikat dan Iblis.

Malaikat terbuat dari cahaya untuk melakukan tugas-tugas tertentu yang telah diberikan oleh Allah. Malaikat adalah makhluk hidup, berakal, dan dapat berbicara. Mereka hidup di alam yang berbeda dengan alam jin dan manusia. Ditempatkan oleh Allah ditempat yang suci dan mulia.

Allah memuliakan Malaikat agar manusia mengimani (percaya) adanya Malaikat. Malaikat diberi tugas oleh Allah dengan berbagai macam tugas, tanpa menyanggah sedikitpun. Mereka selalu mengagungkan asma-Nya setiap saat. Namun, Allah tidak memberi nafsu kepada malaikat.

Secara fisik, malaikat memiliki fisik yang kuat. Terbukti, Malaikat pernah menawarkan Rasulullah untuk menghacurkan dua buah gunung untuk menghancurkan kaumnya yang durhaka kepada beliau. Namun Rasulullah menolak. Malaikat juga memiliki sayap, tidak membutuhkan makan dan minum.

Iblis adalah julukan nenek moyang bangsa jin, yang memiliki nama Azazil. Ia adalah makhluk pertama yang membangkang perintah Allah untuk bersujud di depan nabi Adam. Iblis yang berasal dari kata balasa memiliki arti tidak mempunyai kebaikan sedikitpun. Dapat juga berasal dari kata ablasa yang berarti putus asa.

Tidak ada ayat al Qur’an maupun hadits yang menyatakan bahwa Api lebih baik dari Tanah. Karakter api antara lain membakar, memusnahkan, berkobar, terombang ambing oleh angin. Sedangkan tanah memiliki sifat tenang, mantap.

Watak Iblis antara lain, sombong, takabbur, angkuh,congkak ataupun arogan. Ia juga tidak mau tunduk dan patuh kepada Allah. Iblis juga terkenal membantah dan membangkang.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *