Menebar Kasih Sayang

Hari keempat ramadhan 1442 H

“Setiap perbuatan penting yang tidak dimulai dengan basmalah, maka pekerjaan tersebut tidak sempurna atau cacat.” Al- Hadits

Basmalah adalah kata untuk “Bismillahhirrahmaanirrahim”. Ucapan itu tak sekedar ucapan saja. Melantunkan Bismillahhirrahmaanirrahim berarti kita menyatakan “saya berbuat dengan nama Tuhan Yang Pemurah lagi Penyayang”. Atau “saya bertindak atau bekerja dengan nama Tuhan Yang Rahman dan Rahim”. Semua kekuatan untuk bekerja atas karunia Allah. Manusia itu, tidak sepenuhnya menguasai dirinya. Kekuatannya terbatas.

Kata Bismillahirrahmanirrahim, dimaksudkan untuk mendapatkan Rahman dan Rahimnya Allah swt. Pengasih dan penyayang. Sifat ini menjadi idaman bagi setiap orang, baik yang Muslim maupun non muslim. Rahman (pengasih) diberikan oleh Allah kepada semua makhluk-Nya tanpa kecuali. Sedangkan rahim (penyayang) hanya diberikan kepada yang taat kepada-Nya.

Apabila seseorang yang akan memulai suatu pekerjaan dengan nama Allah, maka pekerjaan itu akan menjadi baik. Paling tidak terhindar dari godaan syaitan atau ambisi pribadi. Implikasinya, apabila pekerjaan yang bertitik tolak dari Allah dan karena Allah, maka pastilah pekerjaan itu tidak akan merugikan orang lain. Sebaliknya, akan bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

Bacaan Basmalah ini memiliki kekuatan dan rasa percaya diri yang kuat karena orang tersebut telah menyandarkan segalanya dan bermohon bantuan Allah Yang Maha Kuasa. Dengan menyebut asma Allah diharapkan amalan kita akan bernilai abadi, dan pelakunya akan mampu menghayati dan melaksanakan sifat-sifat Allah, sesuai dengan kemampuannya.

Ar-Rahman merupakan salah satu sifat Allah swt yang bersifat sementara ketika di dunia. Dengan kasih-Nya, sang Khalik mencukupkan semua kebutuhan hidup makhluk di alam semesta. Limpahan rizki yang demikian banyak hanya tersedia di dunia. Di hari akhir, limpahan kasih sayang hanya diberikan kepada orang beriman.

Ar-Rahim, dalam al-Qur’an disebutkan sebanyak 228 kali. Jauh lebih banyak dari kata Ar-Rahman yang hanya 171 kali. Rahim juga sebagai tempat tumbuhnya janin. Di Rahim inilah bermulanya kehidupan. Kehidupan di Rahim selalu dijaga dan dipelihari dengan sepenuh jiwa. Di Rahim pulalah setiap manusia dipersaksikan “apa dan ke mana” tujuan hidup.

Semakin banyak kita membaca Basmalah, semakin banyak menebarkan kasih sayang.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *