Pagi tadi, selepas subuh saya sempat jalan-jalan sekedar untuk meregangkan otot dan menikmati segarnya udara pagi. Saat kembali dari sebuah titik tujuan, saya mendengar suara pengumuman bersaut-sautan dari corong masjid. Hampir setiap kampung di lingkungan saya tinggal memiliki masjid.

Sound system masjid di kampung memang serba guna. Selain untuk adzan, sound dimanfaatkan untuk pengumuman bagi warga seputar. Dari semua pengumuman, yang paling sering adalah informasi tentang lelayu. Berita meninggalnya salah satu warga.

Dilihat dari kebiasaan, informasinya sama antara masjid satu dengan masjid yang lain. Saya pikir itu sudah biasa. Menjadi tidak biasa karena yang meninggal berumur kurang lebih 100 tahun. 1 abad (century). Cukup unik menjumpai seorang yang berumur setua itu. Paling banter kita menjumpai orang yang meninggal berumur seputar 70 atau 80 tahunan.

Kalau umur 100 tahun berarti lahirnya kira-kira tahun 1920. Jauh sebelum Indonesia merdeka. Bahkan mungkin peristiwa-peristiwa dalam sejarah almarhum mengetahui secara langsung.

Bagi keluarganya mudah saja menaksir umur 100 tahun. Lantas dari mana mereka  memperkirakan umur itu?  (karena saat itu belum ada surat kenal lahir). Yaitu dengan merangkai peristiwa-peristiwa yang terjadi kala itu. Kejadian yang bisa diketahui lewat sejarah. Lahirnya pergerakan nasional Boedi Oetomo. Lahirnya organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah, NU.

Suatu Ketika, saya melayat mantan murid saya. Umurnya baru seputar 23 tahunan. Masih aktif kuliah. Saya masih teringat persis anak itu dan teman-temannya saat saya masih mengajar. Banyak kejadian yang sebenarnya kalau kubuka lagi, terasa sangat lucu. Hingga sekarang kalau bertemu dengan mereka, masih juga menirukan omongan, tingkah laku saya saat mengajar.

Umur orang siapa yang tahu. Tua-muda, bila memang masanya harus menghadap, hanya yang kuasa yang mengetahui. Umur merupakan rahasia Tuhan. Umur hanya Dia yang tahu. Ada banyak ayat-ayat dalam kitab suci yang menggambarkannya. Hanya orang terpilih (Nabi) sajalah yang diberikan hak istimewa untuk mengetahui batasan umur.

Dalam hal umur manusia, terdapat rahasia-rahasian yang harus diketahui oleh umat Muslim. Di dalam rahasia tersebut terdapat hal penting yang mesti diketahui untuk kehidupan yang baik di dunia maupun akhirat.

Di kalangan umat Islam, yang menjadi rujukan adalah umur Nabi Muhammad s.a.w. Bila ada orang meninggal berumur 65 tahun, berarti dia diberi bonus 2 tahun, karena usia Nabi Muhammad 63 tahun.

Rasulullah menyebutkan bahwa terdapat empat hal yang akan ditanyakan oleh Allah nanti di akhirat, yakni digunakan untuk apa saat usia muda. Kemudian terkait harta, ilmu, dan amalnya. Allah akan meminta pertanggungjawaban setiap detik umur manusia selama di dunia.

Yang lebih utama adalah, dibalik umur itu telah berbuat apa? Kata bijak mengatakan sebaik-baik umur adalah yang panjang umurnya dan banyak membawa manfaat bagi orang lain.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *