Kebiasaan membaca buku, tidak perlu dengan usaha yang frontal. Tidak membutuhkan daya seperti orang berlari cepat atau sprint. Seketika sampai finish. Cukuplah seperti pelari marathon. Tidak diperlukan lari kencang, tapi tetap sampai penghujung. Diperlukan ketahanan fisik yang prima untuk menggapai tujuan. Sedikit demi sedikit, namun konsisten. Ibarat menabung, setiap kali memasukkan rupiah tidak dalam jumlah yang banyak, tetapi terus menerus.

Read More

Ilmu yang telah didapatkan dari bangku sekolah, kuliah atau di Lembaga pendidikan lainnya, dengan penuh ketekunan, adalah sebuah usaha untuk berakit-rakit kehulu, berenang ketepian. Beragam studi menunjukkan bahwa ketekunan untuk menjalani sesuatu secara mendalam dan memakan waktu cukup lama merupakan daya resiliensi. Resiliensi adalah perilaku ketekunan, konsentrasi dan fokus yang mendalam. Sebuah usaha yang tak kenal lelah, pantang menyerah bila

Read More

Gadget atau gawai adalah sebuah istilah yang artinya seperangkat elektronika kecil yang memiliki kemampuan khusus. Ciri khususnya adalah selalu baru. Artinya dari detik ke detik selalu terjadi perkembangan. Munculnya teknologi baru inilah, yang membius masyarakat untuk memiliki, karena berfungsi membantu aktifitas. Kebiasaan yang menguras fisik, sudah ditinggalkan. Bermain kelereng, bermaian-layang-layang, gobak sodor, atau petak umpet di kampung. Olah fisik sirna

Read More

Suatu ketika saya bermaksud mengadakan pendataan buat anak-anak siswa kelas 7. Data yang saya perlukan cuma alamat rumah. Pendataan ini saya buat dengan memakai netbook dengan asumsi, siswa langsung menulis dalam kolom yang telah tersedia. Jadi tak perlu menulis lagi. Harapan yang kedua, siswa sekarang sudah familier dengan memakai komputer ataupun netbook. Sekolah tak perlu memberi pelatihan. Tiba saat mengadakan

Read More

Saya ini bukan guru TIK. Saya guru matematika. Saya punya banyak teman guru TIK. Bahkan sebelum TIK besar seperti sekarang ini. Saat itu masih jamannya pentium 4, atau bahkan sebelumnya. Saya sudah berkumpul dengan mereka hanya karena saya senang bekerja dan bermain dengan komputer. Hingga kini saya sudah terdampar di grup guru TIK nasional. TIK saat itu hanya sebagai pembantu

Read More

Hingga hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), persoalan bolehkah seorang siswa membawa gadget ke sekolah masih bertabur pro dan kontra. Tidak usainya problem peralatan digital karena disatu sisi, gadget hanya dipandang sebagai benda belaka. HP dan sejenisnya hanya sebagai alat bantu. Di pihak lain, ada sebagian yang masih apriori terhadap alat canggih ciptaan manusia itu. Dalam benaknya, kelompok ini

Read More