Tulisan ini sebagai tumbal kekecewaan sekaligus kesedihan. Sebenarnya dulu, saat beliau terbaring di rumah sakit, saya sudah merasakan jarak yang demikian dekat dengan beliau sekalipun lewat tulisan yang terangkum dalam buku maupun tulisan lepas yang sempat saya dokumentasikan. Hanya bermodalkan 2 buah buku yang saya miliki, saya punya kesan bahwa Rosihan Anwar adalah seorang pencatat yang baik. Kolega beliau malah

Read More