Vektor Kehidupan

Dalam ilmu fisika yang dibantu matematika, vektor merupakan garis berarah yang memiliki besaran atau nilai. Vektor dapat juga disebut dengan gerak, yaitu usaha yang memiliki arah tertentu. Dalam matematika vektor disimbolkan dengan anak panah. Hal ini menunjukkan, bahwa vektor dimulai dari suatu titik, menuju ke titik tertentu.

Vektor dapat dijumlahkan, dikurangi dan dikalikan. Dua vector atau lebih dapat dioperasikan sesuai dengan kebutuhan, ditambah, dikurangi (lawan arah) dan dikalikan. Tetapi vektor juga juga dapat bernilai nol, setelah melalui hitungan.

Dalam kehidupan, seorang manusia tidak ubahnya seperti vektor. Mempunyai niat, melakukan usaha, dan berakhir dengan ikhtiar. Usaha yang lebih, maka akan menghasilkan susuatu yang lebih. Berangkat dari rumah, istiqomah dalam perjalanan, melaksanakan tugas, dan meraup hasil sesuai dengan usahanya. Ada yang dijumlahkan, ada yang digandakan (perkalian), ada pula yang harus dikurangi.

Kebiasaan sehari-hari yang dilakukan secara terus-menerus, akan menimbulkan kebosanan. Di saat tertentu hampir pasti bertemu dengan titik jenuh. Kondisi seperti ini, dalam kinerja tidak menghasilkan apa-apa. Tidak memiliki hasil. Bila dikembalikan pada istilah vector, maka resultante atau hasil akhirnya nol (vektor nol).

Bila menemui suasana yang demikian, maka langkah yang terbaik adalah berhenti sejenak. Bertapa dari rutinitas pekerjaan dan pikiran. Menghindari kebisingan juga merupakan usaha tapi nilainya nol. Mata dan telinga sementara waktu tidak digunakan untuk menimbang keruwetan jalan. Pikiran tidak terfokus pada banjirnya informasi.

Memang sampai kapanpun dunia ini pasti akan ramai, hiruk-pikuk dan bising. Padahal sesungguhnya, hidup itu harmoni, penuh keindahan. Namun karena pikiran begitu kacau, maka keselarasan menjadi kacau. Andai kita dapat meluangkan waktu sejenak, istirahat di titik tertentu, mengheningkan cipta, dan menjernihkan hati, maka kedamaian, keharmonisan, keselarasan akan datang menjemput kita. Bila hati dan pikiran seimbang, pribadi manusia akan selalu merasakan kenyamanan dan ketentraman di manapun ia berada.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *