Belajar
al Qur’an memang tidak mudah, apalagi harus disertai dengan penjelasanya,
khususnya asbab al nuzul. Permasalah pokok adalah
karena Al-Qur’an merupakan wahyu Allah yang mempunyai nilai suci, sehingga tidak
ada seorang pun dapat memahami dengan kebenaran mutlak tanpa adanya petunjuk
dan hidayah. Pada saat yang sama, bahasa yang digunakan adalah bahasa Arab.
Untuk mempelajari al Qur’an secara lengkap, salah satu yang mesti
dipelajari adalah asbab al nuzul, sebab-sebab turunnya al Qur’an.
Beberapa al Qur’an telah menyediakan informasi tentang asbab al nuzul,
tajwid dan tafsir secara singkat.
Secara
garis besar, mempelajari asbab al nuzul karena, pertama, ayat tersebut turun tanpa
diawali oleh suatu peristiwa atau pertanyaan. Kedua, turun setelah adanya
peristiwa atau pertanyaan. Berkaitan dengan mekanisme kedua, para ahli tafsir
mencurahkan perhatiannya untuk membahas secara lebih mendalam. Lebih dari itu,
dengan mengerahkan segala kemampuannya, mereka juga menjelaskan dalam bentuk
tulisan ataupun buku tersendiri. Salah satu buku yang membahasnya adalah buku Lubbab
al Nuqul asbab al nuzul karya al Suyuthi.
Untuk
mempelajari sebab-sebab turunnya al Qur’an, rujukan utamanya adalah mendengar
dari para sahabat yang menyaksikan langsung turunnya ayat, mengetahui
sebab-sebabnya. Untuk saat ini tidak mungin. Sehingga dicari jalur yang sahih
asal-usul perkataan para sahabat itu. Seperti halnya mempelajari hadits.
Para
ulama sepakat bahwa mempelajari sebab turunnya ayat, sedikitnya ada empat
faedah.
Pertama,
membantu seseorang dalam memahami kandungan ayat dan menghindari kesulitan yang
ada di dalam ayat.
Kedua,
memberikan pemahaman yang tepat bahwa hukum yang
dibawa oleh ayat itu adalah khusus untuk memberi penyelesaian peristiwa atau
pertanyaan yang menjadi sebab turunnya ayat tersebut.
Ketiga, membantu memudahkan penghafalan dan
pemahaman serta melekatkan ayat-ayat yang bersangkutan dalam hati orang-orang
yang mendengarnya, bila ayat-ayat itu dibacakan.
Keempat,
dapat mengetahui hikmah (ilmu) Allah dengan yakin
mengenai segala hal yang disyariatkan melalui ayat-ayat yang diturunkannya. (RS
Abdul Aziz, Tafsir Ilmu Tafsir, 1991).
Bahan bacaan: Samudra Ilmu-ilmu al Qur’an karya Dr. Muhammad ibn
‘Alawi al Maliki
Posting Komentar untuk "Asbabul Nuzul"