Tiga Nama

 

Jum'at Berkah

Kekuasaan Allah tiada batasnya. Kuasa-Nya sempurna meliputi seluruh dimensi ruang dan waktu. Tiada sesuatu pun yang tidak dimampui oleh Allah. Untuk menjelaskan kesempurnaan kekuasaan-Nya, Allah memberitahukan kepada kita tiga nama dari nama-nama-Nya yang indah.

Ketiga nama itu adalah: al-Qaadir, al-Qadiir, dan al-Muqtadir. Nama-nama itu memiliki makna yang berdekatan. Bila salah pengucapan, maka maknanya menjadi berbeda.

al-Qaadir berarti yang berkuasa, dan tak terkalahkan oleh apapun di langit dan di bumi. Kemampuan yang sempurna. Dia mampu melakukan apa pun yang Dia kehendaki. Pengaruh nama al-Qaadir adalah diselamatkannya hati manusia dari penyakit hati seperti: iri, dengki, sombong dan lain-lain. Allah juga yang menentukan rizki bagi hamba-Nya.

al-Qadiir berarti yang berkuasa dan berbuat sekehendak-Nya, menurut ukuran kebijaksanan-Nya, tidak kurang dan tidak lebih. Lafal al Qadiir berasal dari qadara-yaqduru yang artinya kuasa mengerjakan sesuatu. Menimbang dan mendistribusikan untuk memberi kemampuan, dan memberdayakan.

al-Muqtadir adalah yang berkuasa dan berbuat sekehendak-Nya melebihi dari yang dikandung oleh nama al-Qadiir. Manusia yang mengaku beriman akan menyadari bahwa kehidupan di dunia ini akan banyak peristiwa yang terjadi, perubahan atas kehendak hidup, dan akan melalui berbagai macam proses sebagai ketentuan Allah.

Sebab itu, hasil akhir dari segala sesuatu sebaiknya diserahkan kepada ketentuan Allah bila telah melakukan upaya terbaik. Umat muslim wajib meyakini bahwa Allah Maha Kuasa dalam membuat ketentuan yang terbaik bagi manusia.
Begitu kuasanya Allah, Dia mampu mendatangi dan menemui kita di manapun dan dalam keadaan apapun kita berada. "Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Seungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu." (QS. al-Baqarah: 148)

Ilmu pengetahuan modern telah membuktikan firman Allah di atas. Ketika seekor lalat hinggap di atas makanan, ia akan mengeluarkan sejenis enzim yang merusak makanan itu sebelum ia memakannya. Enzim yang dikeluarkan lalat ini, akan membuat makanan busuk seketika dan tentunya tidak layak lagi dikonsumsi manusia. Mahabenar Allah; makanan yang telah dirampas lalat tak akan pernah dapat kita rebut kembali.

Posting Komentar untuk "Tiga Nama"