Nietzsche pembunuh tuhan

 

Lahir pada tanggal 15 Oktober 1844, di Roecken di daerah Sachsen, Jerman bagian timur. Friedrich Wilhelm Nietzsche termasuk anak yang jenius untuk anak yang seumurannya. Pada awalnya Ia merupakan penulis prosa, mendalami seni budaya dan sangat teliti terhadap ilmu filologi (ilmu yang mempelajari budaya manusia pada masa lampau).

Seiring berjalannya waktu, semakin tertarik pada filsafat. Orang yang dikaguminya adalah Ricard Wagner seorang komponis musik romantis. Wagner juga seorang tokoh musik terkenal namun sangat kontroversial. Karena inovasi musik dan dramanya yang mendukung anti semitisme, yaitu sikap permusuhan terhadap kaum Yahudi dalam bentuk Tindakan atau penganiayaan terhadap agama, etnik, maupun kelompok ras.

Mungkin karena pengaruh yang demikian kuat dari Wagner, maka filsafat yang dikembangkan oleh Nietzsche juga tidak jauh berbeda dari Wagner. Pernyataan "Nietzsche membunuh Tuhan" merupakan ungkapan yang paling paling ikonik dalam sejarah filsafat, namun sering disalahpahami. Pendapat Nietzsche antara lain.

Pertama, keinginan untuk berkuasa. Manusia memiliki dorongan atau hasrat untuk mencapai puncak. Tak peduli dari mana cara mendapatkannya, yang penting cita-cita menjadi manusia hebat dapat tercapai. Namun keinginan ini bukan semata-mata tentang dominasi atas orang lain, melainkan tentang pertumbuhan dan pengembangan diri secara optimal.

Kedua, manusia unggul. Berlatar belakang bahwa manusia sering diperbudak tentang nilai-nilai ketuhanan. Manusia benar-benar tidak mandiri. Maka, angan-angan Nietzsche, agar manusia terbebas dari belenggu nilai-nilai tradisi. Manusia harus menjadi manusia unggul tanpa terbebani dari berbagai macam kepentingan diluar keinginan pribadi.

Ketiga, nihilisme adalah semua dianggap tidak mempunyai arti dan tujuan. Semuanya ada dalam ketiadaan. Penganut mazhab ini tidak mempercayai apapun yang ada di dunia, demikian juga dengan agama. Nietzsche, berpikir bagaimana kalau kehidupan ini ternyata berbeda dengan yang diajarkan oleh agama, budaya dan juga norma.

Keempat, kematian tuhan. Inilah pandangan dari seorang Nietzsche yang paling kontroversial, menurut kebanyakan orang. Padahal tuhan yang dimaksud bukan agama yang selama ini kita pahami. Tuhan yang dimaksud Nietzsche adalah sebuah konsep yang jauh lebih luas. Menurutnya, manusia telah lama berada dalam cengkeraman kekuatan supernatural atau ketuhanan yang tanpa disadari telah melucuti semua potensi yang ada dalam manusia. Oleh karenanya perlu adanya manusia yang bebas dari segala macam nilai.

Posting Komentar untuk "Nietzsche pembunuh tuhan"