Dalam
ilmu Kesehatan ada istilah Hipotermia. Apa itu? Hipotermia adalah
kondisi ketika suhu tubuh turun drastis hingga di bawah 350C.
Akibatnya, jantung dan organ vital lainnya gagal berfungsi. Jika tidak segera
ditangani, hipotermia dapat menyebabkan henti jantung, gangguan sistem
pernapasan, bahkan kematian.
Suhu
normal manusia berkisar 36,5 – 37,30C. Penurunan suhu tubuh umumnya
terjadi ketika terpapar suhu udara atau air dingin yang ekstrem, tanpa mengenakan
pakaian yang tepat.
Secara
umum penyebab hipotermia adalah terkena udara yang dingin, air dingin
atau salju pada waktu yang lama. Penggunaan alcohol atau obat-obatan tertentu. Beberapa
penyakit yang memengaruhi kemampuan tubuh, dan usia senja.
Gejala-gejalanya
dapat dideteksi: menggigil, napas cepat, otot kaku hingga hilang kesadaran. Gejala hipotermia ringan (suhu 32–35oC),
selain gejala secara umum, terdapat pula gejala seperti: pucat, mati rasa,
respon menurun, dan takikardia (kondisi jantung berdetak lebih dari 100
denyu per menit saat istirahat.
Hipotermia
sedang (suhu 28–32oC) dapat
dideteksi bila berhenti menggigil, napas melambat, denyut jantung melambat dan
penurunan kesadaran. Sedangkan pada hipotermia berat (suhu 28oC atau lebih rendah),
dengan gejala otot kaku, tidak memberi respon, pernapasan dan denyut jantung
sangat lemah, pingsan dan henti jantung.
Bila
menemui orang dengan gejala di atas, maka Tindakan awal yang perlu dilakukan
adalah memeriksa denyut nadi dan pernapasan. Bila denyut nadi dan pernapasannya
sudah berhenti, maka lakukan tindakan resusitasi (Tindakan medis darurat
yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi pernapasan dan sirkulasi darah, serta
menyelamatkan nyawa).
Posting Komentar untuk "Hipotermia"