Berbicara tentang kepemimpinan selalu menarik
perhatian. Karena dari kepemimpinan itu yang akan mewarnai kehidupan.
Kedinamisan sebuah komunitas ditentukan oleh talenta kepemimpinan. Ini sejalan
dengan petuah nabi, bahwa apabila diantara kamu berjalan 2 orang atau lebih,
tunjuklah satu orang untuk menjadi pemimpin. Apalagi dalam sebuah komunitas
yang memiliki cita-cita yang sama. Diperlukan kepemimpinan agar organisasi itu
efektif dan efisien menuju tujuannya.
Dalam organisasi
membutuhkan kepemimpinan. Organisasi dapat membantu manusia dalam mewujudkan
cita-cita. Dengan berorganisasi segala urusan menjadi mudah, tertata, dan
teratur. Berorganisasi juga dapat menunjukkan kemampuan diri tanpa meremehkan
orang lain. Keseimbangan potensi yang dimiliki oleh anggota sangat diutamakan
dalam berorganisasi.
Musyawarah Guru Mata
Pelajaran (MGMP) Matematika SMP Kota Yogyakarta, adalah sebuah komunitas. Sebuah
organisasi yang bergerak dalam pendidikan. Lembaga nirlaba, yang tidak mencari
keuntungan finansial. Namun demikian bukan berarti bahwa MGMP bergerak dengan
tangan kosong. Bagimanapun juga finansial tetap diperlukan untuk menjalankan
roda organisasi.
Kelengkapan sebuah
organisasi yang dimiliki MGMP telah terpenuhi. Ada pengurus, ada anggota,
memiliki aturan berorganisasi, memiliki tujuan, bernaung dibawah kelembagaan
resmi pemerintahan. Oleh karenannya, menjadi sebuah kewajiban bila MGMP
Matematika harus berjalan bersama antara pengurus dan anggota.
Ada beberapa
indikator yang dapat dijadikan pegangan agar MGMP Matematika terus berkiprah
dalam pendidikan matematika, antara lain :
Kepemimpinan. Kepemimpinan dalam MGMP bersifat kolegial (kebersamaan).
Pembagian tugas dimaknai agar masing-masing memiliki tanggung jawab yang sama
meskipun bidang garapnya berbeda. Pemilahan antara ketua, sekretaris, bendahara
dan pengembangan bidang, untuk memenuhi administrasi.
Kebersamaan ini sudah
teruji sejak MGMP Matematika lahir. Kebersamaan juga sekaligus menjawab
tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. Apalagi di era disrupsi
seperti sekarang ini. Kecepatan informasi harus diimbangi dengan kecepatan
kinerja. Lengah sedikit, akan menimbulkan mis informasi berbukit.
Profesional. Pencanangan guru profesional sudah bertahun-tahun
berlalu. Keahlian dalam suatu bidang (khususnya matematika) mutlak diperlukan.
Profesional tak hanya bermuatan pada keahlian atau ketrampilan, tapi harus
dibarengi dengan nilai moral. Seorang guru matematika tak hanya pandai dalam
menyelesaikan persoalan akademis, namun juga sebagai panutan bagi
siswa-siswanya. Pemberian contoh nyata di lingkungan masing-masing.
Profesional adalah
seseorang yang memiliki tiga hal pokok yang ada dalam dirinya. Pertama Skill.
Artinya orangtersebut harus benar-benar ahli di bidangnya. Kedua Knowledge,
artinya orang tersebut menimal menguasai ilmu lain yang berkaitan dengan
bidangnya. Dan ketia Attitude, artinya tidak hanya pintar, tapi memiliki akhlak
atau etika yang diterapkan dalam bidangnya.
Power. Kekuatan segalanya. Kekuatan fisik, mental, jaringan,
kultur, finansial dan lain-lain. Kekuatan ini tak dapat dimiliki oleh
perorangan. Orang bilang, yang muda yang kuat. Bisa jadi. Tapi belum tentu kuat
secara mental, kultur dan jaringan. Kalau begitu yang berumur saja. Bisa juga.
Tapi apakah yang berumur bersahabat dengan dunia Teknologi Informasi? Belum
tentu juga.
Kepemimpinan yang
baik adalah yang dapat menjaring keahlian dari berbagai profesi. Mereka datang
untuk membagikan keahliannya kepada siapa saja untuk mencapai tujuan
organisasi. Mereka bersinergi agar organisasi dapat berjalan. Semua berkarya.
Semua merasakan manfaatnya.
Posting Komentar untuk "Kepemimpinan di Zona MGMP Matematika"