Fidel Castro

Polisi dunia, banyak yang menyebutkan Amerika Serikat, tidak pernah sedikitpun menginjakkan kakinya di Kuba. Fidel Castro bersama dengan Saddam Husein, mereka berdua telah membuktikan bahwa semakin digoyang untuk dijatuhkan, semakin kuat bertahan, berdiri tegak, tidak goyah.

Sudah sembilan Presiden Amerika Serikat yang berusaha mencongkel kekuasaan Fidel Castro. Sebut saja: Dwight Eisenhower, John Kennedy, Lyndon Johnson, Ricard Nixon, Gerald Ford, Ronald Reagen, George Bush, Bill Clinton, dan George W Bush. Namun tokoh dunia yang selalu menghisap cerutu dan selalu mengenakan seragam militernya tetap tak tersentuh.

Negara yang berada di lautan Karibia benua Amerika Utara terdiri dau pulau utama, yaitu pulau Kuba dan pulau Isla de la Juventud, serta beberapa pulau kecil. Ibukota Kuda adalah kota Havana. Kuba adalah negara komunis, tapi unik. Mereka tidak berkiblat pada negara adi daya Rusia dan China. Konsep komunisnya Kuba berbeda dengan mereka.

Fidel Alejandro Castro Ruz adalah putra seorang petani yang kaya. Meskipun dari keluarga petani, namun Fidel Castro cukup baik mengenyam dalam dunia Pendidikan. Pada waktu masih kuliah, Ia mampu memimpin demonstrasi menentang pemerintahan yang sah.

Pasukan revolusioner yang dipimpin Fidel Castro berhasil menggulingkan diktator Fulgencio Batista. Dua tahun kemudian Ia memproklamirkan yang mirip dengan Marxis-Lenin. Negara yang berbasis komunis, tapi ekonomi yang dianut berbeda dengan negara komunis lainnya. Pergaulan dengan dunia taka kalah mencorong. Castro pernah memimpin Gerakan Non-Blok dari tahun 1979 – 1983. Bersahabat erat dengan Presiden Soekarno.