Gonjang-ganjing Kripto

Daftar buronan semakin memanjang. Baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ruja Ignatova, seorang wanita dari Bulgaria, tiba-tiba menjadi orang penting untuk ditangkap versi Federal Bureau of Investigation (FBI). Pasalnya dia telah menggelapkan uang senilai 4 miliar dollar AS atau setara Rp60 triliun. OneCoin penyebabnya. Modus pembelian mata uang kripto dengan sistim skema piramida atau skema Ponzi.

Uang kripto adalah asset digital yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran dengan menggunakan kriptografi yang kuat untuk mengamankan transaksi keuangan. Kriptografi sendiri merupakan komponen yang penting untuk menjaga kerahasiaan data. Semakin berkembangnya dunia digital, maka kode keamanan digital harus benar-benar dapat dipercaya. Tidak sembarang orang mengetahui kode unik digital ini.

Peredaran cuan kripto tidak hanya dikendalikan oleh sebuah institusi atau lembaga perbankan. Alur perputaran uang hanya dikendalikan dengan server. Artinya, tidak ada pihak lain yang mampu menjamah atau menjadi perantara saat mengadakan transfer. Bentuk uangnya bukan berupa uang fisik, tapi letaknya ada di internet. Lebih sering dibungkus dalam jaringan blockchain. Lebih mudahnya, bahwa uang digital yang dimiliki oleh seseorang, tidak dititipkan oleh orang lain, tetapi pengelolaannya diolah sendiri.

Namun demikian, Karena dunia digital pasti melibatkan orang lain, maka sistim transaksi blockchain bersifat terbuka dan bebas. Contohnya Budi akan mengirim bitcoin kepada Rangga. Didunia internet, hampir pasti ada verifikasi data pengirim maupun yang dikirim. Setelah melalui pengisian data rahasia, begitu tombol kirim di klik, maka detik itu juga proses transfer selesai. Uang digital telah terkirim kepada alamat yang dituju.

Tentu, dunia internet yang semakin mengglobal pasti ada celah diantara kode-kode rahasia. Orang yang tak paham tentang dunia digital dan internet lebih baik tidak bermain keuangan di pusaran kripto. Apalagi produsen menjanjikan untung besar dan seketika. Model yang ditawarkan juga bermacam-macam, seperti yang dipopulerkan oleh Ruja Ignatova.

Pada tahun 2014, OneCoin demikian viral. Banyak yang termangu hadirnya mata uang kripto jenis baru. Kelihaian Ruja dalam mempresentasikan uang digital jenis baru, membuat investor kepincut. Berbondong-bondong investor menanam modalnya. Ruja juga mengaku memiliki blockchain sendiri. Ia berambisi melempar bitcoin terlempar dari arenanya.

Kelihaian seorang penipu yang licin, kadang tidak terendus oleh pihak keamanan. Sebelum memimpin Onecoin, Ruja Ignatova memiliki Riwayat yang tidak jauh-jauh dari investasi bodong. Dipercaya bahwa dia sekarang sudah menjalani operasi plastik, dan menjadi orang lain. Bila memang modus operandinya tidak beda jauh, mengapa masih saja ada orang tertipu? Dunia digital yang ditopang oleh internet, memang menjanjikan kemudahan, efisiensi, dan kaya mendadak.