Jayakatwang

Mengapa Ken Arok lebih terkenal bila dibandingkan dengan Jayakatwang dan Raden Wijaya. Ken Arok, Jayakatwang dan Raden Wijaya adalah trio penguasa kerajaan Kediri dan sekitarnya, dalam rentetan episode kekuasaan. Jayakatwang juga memiliki Sanjaya, Aji Katong, Jayakatyeng, dan Ha-Ji-Ka-Tang. Ia merupakan keturunan dari Kertajaya (1194 – 1222), merupakan raja terakhir dari kerajaan Kediri.

Semula Ia terpesona dengan kedigdayaan dan kelicikan Ken Arok dalam merebut kekuasaan dari Tunggul Ametung. Seorang akuwu (camat) di daerah Tumapel, dan beristrika Ken Dedes. Ken Arok yang mendirikan kerajaan Singasari dengan gelar Sri Rajasa Bathara Sang Amurwabhumi, hanya berumur lima tahun. Namun legendanya menggema, karena diwarnai oleh petualangan, pengkhianatan, dan tragedi.

Jayakatwang yang merupakan seorang bupati Gelanggelang (madiun) memanfaatkan kekosongan militer di Kerajaan. Ia merebut kekuasaan dari Raja Kertanegara yang merupakan Raja terakhir dari Kerajaan Singasari.

Antara Kerajaan Kediri dan Kerajaan Singasari sebenarnya silih berganti saling merebut. Jayakatwang dapat menghanguskan Singosari, sementara Jayakatwang juga dimusnahkan oleh Raden Wijaya, keturunan Singasari dan pendiri Kerajaan Majapahit.

Jayakatwang memiliki keinginan untuk meruntuhkan Kerajaan Singasari dan membangkitkan kembali Kerajaan Kediri yang dihancurkan oleh Ken Arok. Keputusan Jayakatwang untuk memberontak merupakan hasil hasutan Arya Wiraraja, mantan pejabat tinggi Singasari yang dipindahkan oleh Kertanegara ke Madura karena dianggap sering menentang kebijakan raja. Serangan Jayakatwang terhadap Kerajaan Singasari terjadi pada Mei hingga Juni 1292