Migrain

Penyebab utama dari migrain sebenarnya belum diketahui dengan pasti. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat sel-sel saraf terlalu aktif mengirim sinyal ke otak. Kondisi tersebut membuat pembuluh darah di otak melebar, sehingga menimbulkan nyeri. Secara statistic, satu orang dari sepuluh orang hampir terkena migrain. Ciri utamanya, gangguan penglihatan, mual dan ingin muntah.

Pemicu serangan migrain dapat dari stress, lupa makan, kurang tidur, dan beberapa makanan seperti, makanan olahan, minuman beralkohol atau berkafein, keju dan coklat. Pada wanita, sering terjadi bersamaan dengan menstruasi.

Saat migrain menyerang, kepala terasa nyeri, berdenyut-denyut hebat, pembuluh darah ke otak melebar. Neurotransmiter serotine (pengantar sinyal antar jaringan) mengendalikan diameter pembuluh darah. Peran hormone serotine sangat penting bagi tubuh manusia, karena mampu mengelola suasana hati, termasuk mencegah depresi.

Cara meningkatkan hormon serotine, selain makanan yang bergizi, antara lain berjemur di bawah sinar matahari dengan rentang waktu 10 – 15 menit. Berolah raga secara rutin, menghabiskan waktu Bersama orang dekat, dan melakukan kegiatan sesuai dengan kesukaan atau hobi.

Migrain, stroke, Alzheimer, demensia dan penyakit kepala lainnya, penyebab utamanya karena aliran darah tidak lancar, atau melebihi dari yang semestinya.