Oshiroi

Oshiroi adalah bubuk yang digunakan untuk memutihkan kulit, sebagian besar digunakan oleh aktor kabuki (pertunjukan teater tradisional Jepang yang telah berlangsung selama 400 tahun sejak zaman Edo) dan geisha (seorang wanita yang pandai dalam seni rupa, menari, menyanyi dan memainkan alat music shamisen, tata krama yang anggun dan tutur kata yang lembut). Berwarna putih yang mencolok.

Awalnya, orang menggunakan kosmetik wajah (bedak) untuk kepentingan spiritual. Membalurkan bedak ke seluruh tubuh dipercaya mengusir roh halus. Orang timur jauh, menggunakan bedak hanya pada acara pernikahan dan pertemuan. Baru setelah Ratu Cleopatra memanfaatkan sebagai lapisan dasar kosmetik, fungsi estetikanya lebih menonjol.

Secara umum oshiroi dapat dimaknai sebagai kosmetik. Benda yang membuat wanita semakin memesona, berasal dari berbagai macam bahan, seperti tanah liat putih, bubuk kerang, tepung sereal, timah putih dan lain-lain. Bahan tertua yang pernah ditemukan adalah timbal putih (basic carbonate). Ditemukan oleh Theoblastus Yunani pada abad ke-4 SM dan mulai digunakan sebagai kosmetik. Gansu (merkuri klorida), juga disebut serbuk ringan, ditemukan di Cina kuno dan digunakan terutama sebagai obat.

Bubuk putih dan cahaya timah datang ke Jepang dari Cina. Dimanfaatkan pada masa kaisar Mochiki. Bubuk ini salah satunya dimanfaatkan untuk kosmetik, agar aktor kabuki dan geisha tampak bercahaya. Mereka sangat bangga bila peran yang dilakukan mendapat kepuasan dari penonton.