Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton berlokasi di desa Binor, Kecapamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Bila saya hendak berwisata ke Pulau Bali, akan bertemu dengan PLTU terbesar di Asia Tenggara.

Sejak tahun 2015, PLTU Paiton memiliki daya 21 ribu gigawatt (GW). Sebagai kalkulasi, 1 Giga Watt = 1.000 Mega Watt. Sementara 1 Mega Watt = 1.000.000 Watt. Seg

hingga 1 Giga Watt = 1.000.000.000 Watt. Dengan kemampuan seperti ini, PLTU Paiton optimis akan mampu menerangi beberapa pulau di Indonesia. Kendala yang dihadapi sekarang masih seputar jaringan, yang memang membutuhkan biaya yang sangat besar.

Bagaimana cara kerja Pembangkit Listrik Listrik Tenaga Uap?

PLTU menggunakan fluida kerja air uap yang bersirkulasi secara tertutup. Siklus tertutup artinya menggunakan fluida yang sama secara berulang-ulang. Urutan sirkulasinya secara singkat adalah sebagai berikut:

Pertama air diisikan ke boiler hingga mengisi penuh seluruh luas permukaan pemindah panas. Di dalam boiler air ini dipanaskan dengan gas panas hasil pembakaran bahan bakar dengan udara sehingga berubah menjadi uap.

Kedua, uap hasil produksi boiler dengan tekanan dan temperatur tertentu diarahkan untuk memutar turbin sehingga menghasilkan daya mekanik berupa putaran.

Ketiga, generator yang dikopel langsung dengan turbin berputar menghasilkan energi listrik sebagai hasil dari perputaran medan magnet dalam kumparan, sehingga ketika turbin berputar dihasilkan energi listrik dari terminal output generator

Keempat, Uap bekas keluar turbin masuk ke kondensor untuk didinginkan dengan air pendingin agar berubah kembali menjadi air yang disebut air kondensat. Air kondensat hasil kondensasi uap kemudian digunakan lagi sebagai air pengisi boiler.

Demikian siklus ini berlangsung terus menerus dan berulang-ulang.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut:

sumber gambar : https://www.cara-kerja.com/2021/01/pltu-pembangkit-listrik-tenaga-uap.html

atau lihat video ini

Masalah listrik, akan terus menjadi topik yang penting. Hingga saat ini, listrik masih menjadi kebutuhan vital karena untuk keperluan manusia. Di tahun mendatang mungkin peran listrik akan tergantikan, bila telah ditemukan teknologi yang lebih efisien.