Perkembangan Teknologi BenQ

Saya mengenal benQ beberapa tahun yang lalu sebagai sebuah piranti LCD proyektor,  saat marak-maraknya pameran komputer. Pameran yang selalu menjadi primadona, diantara pameran lainnya. Bukan saja pengunjungnya yang membludak, tapi ada beberapa produk yang nebeng ketenaran dengan pameran komputer. Setiap dibuka sesi pameran, masyarakat selalu antusias untuk melihat, jenis produk yang terbaru. Meskipun sebenarnya tidak membeli, tapi mereka tidak ingin tertinggal informasi perkembangan teknologi.
LCD proyektor, sekarang sudah bukan barang mewah. Di sekolah atau lembaga pendidikan hampir tiap kelas terpasang LCD. Kehadirannya memang sangat membantu bagi guru, nara sumber atau presenter dalam memberikan indormasi kepada audience. Penggunaannya juga tidak seribut saat produk pertama kali dikenalkan. Semakin user friendly. Bagaimana sebuah produsen menciptakan karya, tapi konsumen tidak terlalu berfikir panjang untuk mengoperasikannya.
Hari ini, kamis 25 Agustus 2022 di hotel Porta Ambarukmo Yogyakarta, sedang berlangsung pameran dari produsen BenQ, yang lebih memilih LCD proyektor sebagai maskotnya. Disini pula, saya menyaksikan BenQ berhasil mengembangkan flat panel. Sebuah produk untuk memanjakan konsumen dalam menikmati saluran teknologi informasi, dengan tampilan yang ciamik.
Secara sederhana, Interactive Flat Panel Display dikenal dengan singkatan IFPD,  merupakan teknologi terbaru berupa layar eletronik besar yang interaktif dengan fitur layar sentuh dan kemampuannya yang dapat mengakses, mengubah, bahkan berbagi serta bertukar file seperti foto, video, power point, dan lain sebagainya. Dalam pemanfaatannya, Interactive Flat Panel Display (IFPD) memang digunakan untuk menggantikan fungsi papan tulis konvensional dan proyektor dalam aktivitas seperti meeting di kantor dan kegiatan belajar di sekolah.

Papan tulis yang konvensional yang menggunakan kapur atau spidol cenderung memantulkan cahaya sehingga sering kali apa yang ditulis tidak terlihat dengan jelas. Satu hal yang pasti bahwa papan tulis konvensional tidak dapat menyimpan data yang telah tersaji.
Saya sebagai salah satu user, yakin bahwa teknologi ini akan bertebaran di kelas, ruang, ataupun sudut khusus yang membutuhkan monitor dengan layar sentuh. Apapun nama lembaga atau institusi pasti membutuhkan informasi tentang lembaganya. Teknologi ini sangat pas untuk mensosialisasikan. Pengunjung lebih bebas memilih informasi uang dibutuhkan.