Themis

Dewi Themis (Dewi Keadilan) adalah kebijaksanaan dan kejujuran. Themis dipercaya dapat melihat masa depan. Themis dapat memprediksi bila Ia menikah dengan Zeus, maka anak keturunannya akan mengalahkan kedigdayaan Zeus. Oleh karenanya, Zeus tidak mau menikah dengan Dewi Keadilan.

Dewi Themis sang Dewi Keadilan tersebut memiliki asal usul permulaan munculnya dari kepercayaan masyarakat Yunani Kuno. Pedang di tangan kanan Dewi Themis siap menebas apapun yang dianggap tidak adil. Menumpas setiap kejahatan yang merugikan manusia.

Keadilan, secara ragawi dilambangkan dengan sebuah timbangan atau neraca. Bentuknya sederhana, hanya terbuat dari kayu, kemudian dicari titik tengahnya, sampai terjadi kesetimbangan. Dipakai untuk mengukur dua buah benda sama berat.

Kepercayaan Mesir Kuno, bila seseorang telah meninggal, manusia ditimbang hatinya, untuk menentukan apakah layak masuk surga atau neraka. Dalam papyrus Hunefer di era Mesir kuno, sekitar tahun 1275 Sebelum Masehi, terdapat gambar sebuah jantung yang ditimbang dihadapan dewi keadilan Maat yang membawa bulu kebenaran.

Bila jantung orang yang sudah meninggal beratnya sama dengan bulu Maat, pertanda bahwa orang tersebut termasuk salih. Artinya orang baik, dan surgalah tempatnya. Hampir semua agama mendoktrin bahwa, setelah manusia mati, maka akan ditimbang antara amal kebaikan dan keburukan.