Tiga Tempat Istimewa

Jum’at Berkah

Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun. Dan demi bukit Sinai. ”Dan demi kota (Makkah) ini yang aman”. (at Tiin : 1 – 3)

Al Qur’an  menyebutkan ada tiga tempat istimewa, sebagaimana termaktub dalam surat at Tiin di atas. Pada ayat pertama Allah menyebutkan nama buah Tin dan Zaitun.  Sebagian pakar tafsir ada yang mengartikan sumpah pertama  ini dengan nama bukit yang ada di Baitul Maqdis, Palestina.  Ini pendapat Ikrimah. Sementara Qatadah mengatakan bahwa Tin adalah bukit di Damaskus dan Zaitun adalah nama bukit di  Baitul Maqdis, namun tidak sedikit yang menyebutkan bahwa yang dimaksud disini adalah nama dua buah yang sudah dikenal oleh orang Arab juga manusia secara umum yaitu buah Tin yang sangat manis dan buah Zaitun yang pahit namun banyak manfaatnya.

Baitul Maqdis adalah tanah yang disucikan oleh tiga agama samawi, yaitu Islam, Yahudi dan Kristen. Di sanalah para utusan Allah seperti Nabi Ibrahim AS, Musa AS, Sulaiman AS, dan Isa AS menyebarkan agama Allah. Mereka hidup dengan kaumnya masing-masing. Karakternya berbeda-beda.

Kedua, Bukit Sinai (Tursina) yang terletak di Mesir. Bukit Sinai memberi isyarat tempat Nabi Musa menerima wahyu. Nabi yang perjuangannya tidak ringan. Sejak kecil harus berpisah dengan keluarganya. Kemudian dididik oleh rezim yang kejam dan bengis, tapi ditakdirkan untuk menyampaikan risalah keadilan di depan sumber kezaliman, yang sekaligus ayah angkatnya. Dilema yang harus dihadapi.

Bukit Sinai atau Thursina memiliki sejarah yang penting. Di tempat inilah tempat pengukuhan kerasulan Musa AS. Beliau menerima perintah Allah dengan sepuluh perintah, atau lebih dikenal dengan Ten Commandments of Moses, untuk kaumnya yaitu Bani Israil.

Tempat ketiga adalah Makkah. Kaum muslim sangat meyakini bahwa Makkah adalah tempat suci yang dijaga langsung oleh Allah dari sentuhan Dajjal. Didalamnya ada Baitullah. Di sana Nabi Muhammad SAW dilahirkan dan dibesarkan serta menerima wahyu yang pertama.

Kota Suci Mekkah merupakan kota yang telah diberkahi oleh Allah SWT sebagai tempat di muka bumi yang penuh dengan rasa aman. Tidak hanya untuk manusia, bahkan hewan dan tumbuhan juga merasakan ketentraman tersebut. Sebagaimana firman Allah SWT. “Barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia” (QS. Ali Imran: 97). Allah juga menjanjikan rizki yang berlimpah di Tanah Suci Mekkah, berkat doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *